Breaking News
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Puluhan Massa Datangi Kantor Dewan - Friday, 02 February 2018 07:06
Ning Lik Layani Beras Murah - Thursday, 01 February 2018 06:01
Penambangan Pasir Lahar Gunung Kelud - Wednesday, 31 January 2018 02:51
Wednesday, 07 February 2018 01:42

Penambang Manual Dan Sopir Truk Protes

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri (radiomadufm.com ) ---Puluhan pekerja tambang manual dan sopir truk menggelar aksi protes terhadap perusahaan tambang pasir CV Kustari di Dusun Pulerejo, Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Mereka melakukan aksi blokade jalan keluar tambang dengan memarkirkan kendaraan di jalan. 

 

 

Aksi protes warga dan sopir truk ini mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Sejumlah anggota Polsek Plosoklaten turun di lokasi untuk menjaga keamanan selama berlangsungnya aksi protes. Petugas kemudian mengajak massa aksi untuk melakukan mediasi. 

 

"Masyarakat menggelar aksi protes mengingat janji-janji yang diberikan pihak perusahaan itu tidak ditepati. Semua kendaraan ada sekitar 40 an berhenti di jalan. Mereka kecewa karena janji perusahaan tidak berujung ditepi, salah satu masalah kompensasi. Mungkin sebagian sudah diberi tetapi yang lain belum," kata Kasie Humas Polsek Plosoklaten, Bripka Mayanto.

 

 

 

Protes ini diikuti oleh sedikitnya 100 armada truk dan pekerja tambang manual. Aksi spontanitas tersebut dimulai pukul 10.00 WIB. Para sopir truk memarkirkan kendaraanya di sepanjang jalan keluar perusahaan. Sehingga jalan menjadi macet total. 

 

Menurut Suwandoko, selaku Ketua Paguyuban Trisulo Mandiri, alasan warga melakukan protes karena mereka merasa diperdayai pengusaha tambang CV Kustari. Beberapa janji yang disampaikan belum terealisasi. 

 

Di antaranya adalah dana kompensasi antara penambang dengan warga. Kemudian warga juga merasa bahwa perusahaan tidak menganggap warga setempat. Dimana, perusahaan mendatangkan alat berat secara diam-diam. Padahal, warga setempat banyak yang bekerja sebagai pekerja tambang manual. 

 

Masih kata Suwandoko, aktivitas penambangan yang dilakukan oleh perusahaan CV Kustari membuat intensitas volume kendaraan yang melintasi jalan Desa Wonorejo Tisulo menjadi meningkat. Sehingga membuat akses transportasi itu menjadi cepat rusak. 

 

 

Akibat aksi protes ini, pihak penambang menghentikan aktivitasnya untuk sementara waktu. Bahkan, sebelum ada aksi protes, ada kendaraan truk yang sudah terisi material pasir di lokasi penambangan diperintahkan untuk menurunkan muatannya.(nm/ga

Read 193 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us