Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Friday, 06 April 2018 07:46

Pelajar SD Diduga Terkena DBD

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri ( radiomadufm.com) - - - -  Menyusul, adanya salah seorang anak yang di diagnosa susfect Demam Berdarah Dengue (DBD).Dinas Kesehatan Kota Kediri melalui Puskesmas melakukan pengasapan di wilayah Jalan Penanggungan Kota Kediri tepatnya dikawasan Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto. 

 

Anak Bima Dika Sugiharto, berusia 12 tahun asal Jalan Penanggungan Lirboyo RT 1/RW5, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Kota Kediri.

 

"Pasien masuk rumah sakit, pada 29 Maret 2018 dan hingga saat ini belum pulang. Sewaktu masuk, pasien mengeluh demam tinggi. Kemudian sehari setelahnya, pada 30 Maret 2018 trombositnya turun hingga 96 ribu," kata Roni, Dinkes Kota Kediri usai melakukan fogging.

 

Berdasarkan catatan Puskesmas Lirboyo, Bima mulai sakit, pada 26 Maret 2018 lalu. Tiga hari setelahnya, pasien dibawa ke rumah sakit. Pada 30 Maret 2018, Nina Susanti Catur Wulandari, ibunya menyusul masuk ke rumah sakit.

 

"Pasien Bima dirawat satu kamar bersama ibunya. Tetapi, untuk ibunya hasil labnya belum keluar. Sedangkan anaknya Bima sudah keluarga, didiagnosa susfect DB," imbuhnya.

 

Fogging kali ini dilakukan terhadap kurang lebih 60 rumah, yang berada di sekitar rumah penderita. Tujuannya untuk memberantas nyamuk aides aigepty yang diduga berkembang biak di musim penghujan ini..

 

Untuk diketahui, sesuai data Dinkes Kota Kediri, sejak awal Januari hingga awal April 2018 ini tercatat sudah ada 60 an penderita DB. Beberapa diantaranya kini tengah menjalani masa perawatan di rumah sakit, seperti RSUD Gambiran, RS Bhayangkara dan RS Baptis. (em/ga) 

Read 2069 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us