Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Wednesday, 21 February 2018 10:41

Pembentukkan Badan Ad Hoc Untuk Pemilu 2019

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri (radiomadufm.com) -- Dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, KPU Kabupaten Kediri membentuk badan ad hoc. Ada 156 PPK dan PPS pada Pilgub Jatim 2018 yang ikut dalam rekrutmen ini. Ratusan peserta dari 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri itu mengikuti seleksi evaluasi dalam Pembentukan Badan Ad Hoc Pemilu 2019.

 

 

"Pembentukan badan ad hoc untuk Pemilu 2019 ini menggunakan system evaluasi. Penilaian akan dilakukan bagi PPS dan PPK terhadap rekan kerja masing-masing, serta oleh panitia penyelenggara setingkat di atasnya, termasuk penilaian oleh jajaran KPU Kabupaten Kediri," kata Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Syamsuri di Hotel Bukit Daun, Kabupaten Kediri, Rabu (21/2/18).

 

 

Penilaian ini akan direkapitulasi oleh KPU, sehingga dapat ditentukan personil yang dilibatkan kembali dalam Pemilu 2019. Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri ini menegaskan, dari jumlah PPK sebanyak lima orang, akan diambil tiga orang. 

 

"Jumlah peserta yang ikut dalam evaluasi kinerja ini diambilkan lima orang PPK kecamatan, tambah satu orang sekretaris. Sehingga 26 kecamatan X 5 orang menjadi 156 peserta. Sedangkan untuk satu sekretaris secara otomatis akan ditetapkan," beber Syamsuri.

 

Penyaringan berbasis evaluasi kinerja ini, kata Syamsuri, tujuannya untuk memilih yang terbaik dari PPK dan PPS. Dirinya menyadari bahwa kinerja PPK dan PPS dalam Pilpres 2019 mendatang tentunya lebih berat dan personil badan ad hoc nya justru lebih sedikit. Tetapi hal ini telah diamanatkan dalam pasal 52 Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang pemilu bahwa PPK dalam Pileg dan Pilpres berjumlah tiga orang.

 

 

Komisioner KPU Kabupaten Kediri dua pereode ini menyampaikan tentang ketentuan dalam perekrutan PPK dan PPS. Bagi PPK dan PPS yang telah bekerja selama dua periode, secara otomati nanti tidak bisa diangkat menjadi PPK dalam dalam pemilihan di 2019 namun bisa melakukan penilaian terhadap kinerja rekannya untuk bisa dirangking masuk ke PPK kembali. Periode yang dimaksud yaitu keikutsertaan pada pemilihan atau pemilu untuk periode tahun 2004-2008, periode 2009-2013, dan periode 2014-2018. 

 

Karena itu, sesuai kesadaran masing-masing, anggota PPK dan PPS yang telah bekerja selama dua periode untuk tidak mengikuti perekrutan pada Pemilu 2019. (em/ga) 

Read 1326 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us