Wednesday, Feb 18 2015

Jakarta (radiomadufm.com), Deklarasi anti free sex membuka dari serangkaian Festival Pelajar yang digagas IPNU dan IPPNU Banyuwangi. Kampanye anti free sex ini dideklarasikan pelajar utusan OSIS sekabupaten Banyuwangi di aula SMAN 1 Giri, Senin (16/2). Mereka bersama-sama membacakan teks deklarasi dan membubuhkan tanda tangan.



Festival Pelajar diadakan dalam rangka memperingati Harlah Ke-61 IPNU dan Harlah Ke-60 IPPNU. Sementara Ketua IPNU Banyuwangi M Zakaria Ishaq meluncurkan rangkaian festival tersebut.

"Rangkaian acara festival ini merupakan bentuk pengabdian IPNU IPPNU untuk pelajar Indonesia," pungkas Zakaria.

Direktur Student Crisis Center IPNU Banyuwangi Barur Rohim (Ayung) menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan tanggapan atas peringatan Valentine Day yang identik dengan free sex.

Menurut Ayung, deklarasi ini merupakan momentum bagi pelajar untuk menuarakan aspirasi mereka perihal free sex yang selama ini dilekatkan kepada pelajar di hari Valentine.

Adapun rangkaian festival terdiri atas lomba selfie logo IPNU, IPPNU dan NU. Selain itu ada pula pelatihan administrasi, seminar keorganisasian dan peningkatan SDM, seminar tips dan trik meraih beasiswa dalam dan luar negeri serta olimpiade Aswaja pelajar. Puncak festival ditutup dengan Gebyar Sholawat Pelajar dan doa bersama sukses Unas. (NU Online)

Thursday, Feb 12 2015

 

 

 

 

 

 

 

Probolinggo (radiomadufm.com), Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMP Islam Riyadlus Sholihin Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/2) resmi dilantik.

Tuesday, Feb 10 2015

 

 

 

Tulungagung (radiomadufm.com), Bupati Tulungagung, Sahri Mulyo mengisyaratkan pihaknya akan mengusulkan dibuatnya regulasi baru pembangunan jalur lintas selatan (JLS) di atas tanah Perhutani, dengan mengalihkan sepenuhnya tanggung jawab pembebasan lahan kepada pemerintah pusat sehingga tidak menjadi beban daerah.

Tuesday, Feb 10 2015

 

 

 

Tulungagung (radiomadufm.com), Pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengakui pembangunan Terminal Gayatri yang telah resmi dioperasikan sejak 2014 belum sempurna karena tidak memiliki "shelter" atau tempat transit untuk mobil MPU.

Tuesday, Feb 10 2015

 

 

 

Tulungagung (radiomadufm.com), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, akan menegur setiap rumah sakit atau lembaga layanan kesehatan partner yang mengabaikan pasien peserta BPJS dibanding pasien umum jika tidak disertai alasan kuat.

"Kalau ada yang seperti itu (mengabaikan atau 'menganaktirikan') silahkan laporkan ke BPJS. Kami akan langsung tegur," kata Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Adi Sunarno usai sosialisasi di gedung DPRD Tulungagung, Senin.

Ia menegaskan, klaim pembayaran dari BPJS ke setiap rumah sakit ataupun klinik yang telah terikat kerja sama, tidak pernah mengalami keterlambatan.

Sesuai ketentuan, lanjut dia, pencairan klaim biaya kesehatan maksimal dua pekan setelah laporan tagihan diajukan ke BPJS.

"Saya mengharapkan N plus 10 hari, rumah sakit sudah melaporkan tagihannya ke BPJS. Batasan ini penting karena kami juga ada limit waktu, maksimal dua pekan klaim itu sudah harus cair," jelasnya.

Penegasan itu disampaikan Adi Sunarno menepis anggapan bahwa proses pembayaran klaim pasien BPJS di beberapa rumah sakit, khususnya swasta, sulit dan berbelit.

Memang dia akui proses pembayaran tidak serta merta begitu pasien BPJS selesai mendapat pelayanan kesehatan. Namun ia memastikan, pembayarakan secara kolektif selalu mereka lakukan setiap bulannya.

"Itu hanya masalah waktu, kalau ada rumah sakit yang mengeluhkan soal ini (penundaan pembayaran) silahkan tunjukkan buktinya. BPJS tidak pernah telat," tegasnya.

Sistem pelayanan BPJS kesehatan ia pastikan berbeda dengan semasa masih berlabel jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat).

"Dulu memang sempat mengalami keterlambatan, tapi sejak dikelola BPJS, hal semacam itu tidak pernah terjadi lagi," imbuh Adi.

Karena itu ia kembali mengingatkan, setiap rumah sakit yang telah berkerjasama dengan BPJS agar tidak tebang pilih dalam melakukan pelayanan kesehatan.

Selain sama-sama dibayar, kata Adi, setiap pasien berhak mendapat perlakuan yang sama seperti diatur dalam Undang-undang Kesehatan maupun dalam setiap peraturan rumah sakit. 

Adi tidak mengungkap ada tidaknya rumah sakit yang telah ditegur karena masalah kualitas pelayanan bagi pasien BPJS. 

Ia hanya mengingatkan bahwa lembaganya aktif melakukan pembayaran klaim tagihan BPJS dengan nilai rata-rata Rp9 miliar lebih setiap bulannya. (antarajatim)

 

 

 

Tuesday, Feb 10 2015

 

 

 

Kediri (radiomadufm.com), Curah hujan tinggi selama musim penghujan ini dikeluhkan oleh para peternak lebah madu yang ada di Kabupaten Kediri - Jawa Timur.

Peternak mengaku sulit mengembangkan usaha mereka, karena lebah tidak dapat keluar dari glodokan mencari makanan. Sementara itu, pada musim paceklik seperti sekarang ini, harga madu di pasaran cenderung mengalami kenaikan.

Wednesday, Feb 04 2015

Kediri (radiomadufm.com) Curah hujan tinggi yang berlangsung selama dua pekan terakhir menyebabkan debet air di sungai Brantas wilayah Kediri - Jawa Timur, terus mengalami peningkatan. Khawatir meluap, karena sumbatan sampah terus bertambah banyak dan menumpuk, petugas memberlakukan siaga banjir.

Tuesday, Feb 03 2015

Kediri (radiomadufm.com), Untuk memastikan terbebas dari apel berbahaya, paska pencekalan oleh Pemerintah Indonesia, petugas gabungan Disperindag  dan Dinkes Kabupaten Kediri - Jawa Timur melakukan sidak ke sejumlah pedagang buah dan swalayan.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us