Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Thursday, Jan 29 2015

Kediri (radiomadufm.com), Karena sering terjadi keributan antar penghuni kos, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),  TNI dan Polres Kediri kota melakukan razia ke sejumlah rumah kos di Kota Kediri.


 

Razia ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat yang resah, karena banyak penghuni kos yang bercampur dan kerap berbuat onar.

Razia difokuskan pada kawasan hunian kos di wilayah Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Petugas memeriksa dokumen pendirian tempat kos,  mulai dari surat izin mendirikan bangunan (IMB),  izin gangguan (HO) serta data identitas dari penghuni kos.

Dalam razia tersebut, tidak ditemukan penghuni yang mencurigakan maupun pemilik yang tidak mengantongi izin. Namun, petugas mengultimatum, kepada pemilik kos agar selektif dalam menerima calon penghuni, serta melakukan pengawasan secara baik.

Sementara itu, sejumlah warga di lingkungan tersebut mengakui sering terjadi keributan, karena pemilik kos umumnya tidak melakukan pengawasan secara ketat.

Menurut warga,  keributan yang terjadi mulai dari perkelahian, hingga tindak  asusila yang melibatkan penghuni kos.

Petugas berjanji akan terus melakukan berbagai monitoring hingga tindakan tegas, apabila nanti ditemukan penghuni yang terbukti menjadi biang onar, petugas juga tidak segan-segan menindak pemilik kos yang tidak mengantongi izin serta menerima penghuni kos mencurigakan.(vaisal ardinata)

Monday, Jan 26 2015



Tulungagung (25/1) - 
Penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto beberapa hari lalu oleh Bareskrim Mabes Polri memancing reaksi sebagian masyarakat Tulungagung. Dukungan untuk KPK pun terus mengalir salah satunya puluhan Rapper yang tergabung dalam Tulungagung Hip Hop Community (THC). 


 

Mereka menggelar aksi dukungan Save KPK kemarin di Jl. R.AKartini tepatnya di depan jalan masuk ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Mereka menilai Bareskrim Mabes Polri yang menangkap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto sebagai bentuk untuk melemahkan KPK.

Dalam aksinya anggota THC dan Rapper membagikan pamflet dukung KPK berisi ajakan kepada masyarakat Tulungagung untuk bersama – sama mendukung KPK dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. 

Selain itu mereka juga menggelar aksi break dance yang sempat menarik perhatian masyarakat sekitar dan juga akan menggelar konser setengah tiang Save KPK ini sebagai wujud dukungan kepada KPK dalam memberantas KKN(Radio Madufm)

Monday, Jan 26 2015

Tulungagung(25/1) - Hujan deras yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Tulungagung membuat jalan raya Propinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Tulungagung –Trenggalek tepatnya di Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung menjadi banyak yang berlubang dan membahayakan bagi pengguna kendaraan bermotor khususnya sepeda motor yang melintas.

________________________________________

 

Tak ayal jalan yang berlubang sedalam hampir 10 cm tersebut menyebabkan seringnya terjadinya kecelakaan bermotor yang menimbulkan korban khususnya pada malam hari karena kurangnya lampu penerangan jalan, melihat sering terjadinya kecelakaan bermotor warga yang pada saat itu menolong korban kecelakaan dan secara spontanitas menanam pohon pisang yang berada tepat di tengah jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Tulungagung – Trenggalek dengan tujuan warga yang melintas agar menghindari lubang tersebut serta lebih berhati-hati.

Warga masyarakat berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Tulungagung – Trenggalek tepatnya di Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung karena banyak jalan yang berlubang untuk mencegah terjadi kecelakaan bermotor berikutnya.

Tidak hanya itu warga juga berharap kepada pemerintah sepanjang jalan dipasang lampu penerangan karena pada saat malam hari gelap jarak pandang pengguna jalan berkurang. (Radio Madufm)

 

Tuesday, Aug 19 2014

 

 

 

 MALANG.radiomadufm.com

-- Sebanyak lima masjid di Kota Malang, Jawa Timur, sedang dalam pantauan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat. Pantauan ini dilakukan karena terindikasi sebagai tempat menyebarkan aktivitas Islam radikal.

Tuesday, Aug 19 2014

 

 

 

Cirebon, radiomadufm.com
Radio Komunitas (Rakom) Buntet Pesantren (Best FM) meraih peringkat juara 1 dalam lomba pembuatan feature berbentuk audio yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi Repubik Indonesia (KPK RI) bekerja sama dengan Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI).

Monday, Aug 18 2014

 

 

 

Blitar,radiomadufm.com
Tim Pencak Silat Madrasah Aliyah Ma’arif  Undawu Blitar, menjadi juara umum Kejurnas Inten Porsigal (Pendidikan Olah Raga Silat Indah Garuda Loncat) di Pesantren Mojosari, Nganjuk , Jawa Timur.

Saturday, Apr 26 2014


Jombang (radiomadufm.com) Empat calon ketua dipastikan bakal bersaing ketat pada pemilihan Ketua GP Ansor masa khidmad 2014 - 2018, dalam Konferensi Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jombang Jawa Timur yang dilaksanakan hari Sabtu (26/4) ini. Konfercab Ansor Jombang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Thursday, Apr 24 2014

 

 

 

Probolinggo, radiomadufm.com
Sedikitnya 100 santri dari empat pesantren belajar mengolah jamur tiram di pesantren Miftahul Ulum desa Jatiurip Krejengan, Probolinggo, Rabu (23/4). Ditemani Dinas Perindustrian dan Perdagangan Probolinggo, mereka mencoba membuat produk bernilai ekonomis dari bahan jamur tiram.

Mereka antara lain datang dari pesantren Miftahul Ulum Krejengan, pesantren Bahrul Ulum Besuk, pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan, dan pesantren Ummul Quro’, Bantaran.

“Pelatihan olahan jamur tiram ini bertujuan meningkatkan keterampilan kaum santri dalam membuat aneka olahan dari jamur serta menambah ilmu dan wawasan. Mereka diharapkan dapat membangun usaha seperti membuat macam aneka olahan jamur untuk meningkatkan perekonomian,” kata Kepala Disperindag Probolinggo Hj Erlin Setiawati.

Erlin mengharapkan para santri setelah lepas dari pesantren mempunyai modal keterampilan. Paling tidak, setelah lulus mereka tidak hanya menguasai ilmu agama namun juga memiliki keterampilan dan keahlian.

“Ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi pesantren dengan mengolah sumber daya yang tersedia secara produktif dan efisien demi mendorong berkembangnya wirausaha baru di pesantren,” terangnya.

Sementara pengasuh pesantren Miftahul Ulum KH Abdul Wasik Hanan menyampaikan ucapan terima kasih atas digelarnya pelatihan olahan jamur bagi santri pesantren.

“Mudah-mudahan pelatihan olahan jamur ini bisa bermanfaat bagi para santri pesantren. Sehingga, begitu lepas dari pesantren santri bisa membuka lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K) nu online

 

 

 

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us