Breaking News
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Puluhan Massa Datangi Kantor Dewan - Friday, 02 February 2018 07:06

Polisi Tangkap Pembuang Bayi

Kediri  ( radiomadufm.com ) --- Pembuang bayi akhirnya dapat diamankan Polsek Pare.Bayi laki-laki tersebut ditemukan di bawah pohon mangga, Rabu (29/11/17) pagi lalu. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.45 WIB.Saat ini T (24) ibu muda pembuang bayi kandungnya. Perempuan asal Dusun Mulyorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri ini baru saja diamankan polisi dari rumahnya.

 

Tersangka T mengaku, buah hatinya lahir di tangan dirinya sendiri. Dia melakukan persalinan di kamar mandi. Diakui T, apabila dia hamil di luar nikah, karena melakukan hubungan gelap (hugel).

 

"Motif pelaku membuang bayinya karena merasa malu. Dia hamil diluar nikah. Untuk menutupi rasa malunya, kemudian pelaku melakukan persalinan sendiri di kamar mandi, kemudian membuang buah hatinya tak jauh dari rumahnya," terang Kapolsek Pare AKP Mustakim.

 

 

Sebelumnya bayi ditemukan oleh Ramidi (45) warga setempat hendak menuju masjid di dekat rumahnya. Dia mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, dia mencari sumber suara tersebut.

 

Suara tangisan bayi tersebut berasal dari pekarangan kosong. Ternyata benar, bayi tergeletak di dekat pohon mangga pekaran milik Sony. 

 

Saksi mengetahui kondisi bayi tersebut masih terdapat ari-ari. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa. Untuk merawat kondisi bayi tersebut pihak pamong langsung membawa ke bidan setempat. 

 

 

Petugas Unit Reskrim Polsek Pare berusaha mengungkap kasus pembuangan bayi ini. Setelah menelurusi dan mengambil keterangan para saksi selama kurang lebih dua bulan, akhirnya polisi berhasil mengungkapnya.(pr/ga)

Read 279 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Daerah

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us