Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Ribuan Mustahiq Terima Zakat

Kediri (radiomadufm.com) ---Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah menyalurkan secara langsung zakat kepada 2050 mustahiq, Senin (29/1) bertempat di GOR Jayabaya Kota Kediri. Zakat ini dihimpun oleh Baznas, yang diperoleh dari zakat para Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kota Kediri.

 

 

Dalam sambutannya, Walikota Kediri yang akrab disapa Mas Abu menghaturkan terima kasihnya kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) atas terkumpulnya zakat ini. "Ini semua adalah pejuang zakat. Semoga tahun depan lebih lancar dan lebih banyak lagi sasarannya," ujarnya.

 

Mas Abu juga mengapresiasi program yang dimiliki Baznas untuk membantu mengentaskan masyarakat Kota Kediri dari kemiskinan. Basnaz juga dihimbau untuk selalu berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Kediri mengenai data agar semuanya sinkron. "Baznas harus bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kediri by data. Ini semua dilakukan agar sinkron data orang yang berhak menerima zakat," ungkapnya.

 

Kedepan Mas Abu menginginkan agar dibuat aplikasi agar sistem keuangan Baznas  lebih keren lagi. "Sebelum instruksi ini saya keluarkan sistem tentu akan dibuat dulu. Semoga kedepan semakin banyak lagi zakat maupun infaq yang terkumpul," harapnya.

 

 

Dihadapan para mustahiq, walikota muda berusia 37 tahun ini memaparkan beberapa program Pemerintah Kota Kediri yang diperuntukkan untuk membantu anak-anak Kota Kediri yang berasal dari keluarga kurang mampu. Seperti, bantuan seragam gratis beserta ongkos jahitnya, beasiswa bagi mmahasiswa serta bantuan subsidi SPP sebesar 75 ribu bagi SMA/SMK. "Pendidikan ini sangat penting. Pemerintah harus turun tangan untuk membantu pendidikan. Tidak boleh ada lagi anak Kota Kediri yang berasal dari keluarga kurang mampu yang tidak bersekolah," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Baznas Kota Kediri Dawud Samsuri mengungkapkan selama 2017 zakat yang telah terkumpul adalah 686 juta jumlah ini meningkat 27%. Serta selama tahun 2017 Baznas telah melakukan beberapa program seperti bedah rumah dan santunan peduli dhuafa.(em/hm)

 

Read 326 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Daerah

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us