Tuntut Lahan Bekas Perkebunan Petani Kelud Ancam Boikot Pilbup Kediri

 

 

 

 

Kediri (radiomadufm.com), Ratusan petani yang berasal dari lereng Gunung Kelud , Kabupaten Kediri - Jawa Timur kembali meluruk kantor bupati , untuk menuntut distribusi tanah bekas perkebunan untuk dijadikan lahan garapan . Petani sepakat mengancam untuk memboikot Pilkada Kediri , apabila tuntutan mereka tidak segera dipenuhi .

 

 

Lebih dari 100 orang petani gabungan dari tiga desa di lereng gunung kelud antara lain , sempu , babadan dan sugihwaras , kecamatan ngancar , kabupaten kediri mendatangi kantor pemerintah daerah , pemda setempat . Para petani yang mengatasnamakan diri , barisan sepakat bersatu , serikat petani penggarap bekas tanah sumbersaru petung meminta pemerintah segera merealisasikan distribusi tanah bekas perkebunan kepada petani yang  luasnya sekitar 50 hentar .

 

Petani datang dengan menaiki lima unit truk bak terbuka . Dalam orasinya mereka meminta pemda menyetujui empat poin tuntutan .

 

Diantaranya , segera membentuk tim IP4T yakni kepanjangan dari Inventarisasi Penguasaan Pemilikan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah , melaksanakan peraturan bersama empat kementerian secara konsisten , menghentikan segala pungutan biaya dari masyrakat untuk pelaksanaan tugas tim IP4T karena biaya sudah dibebankan pada apbn , dan mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih .

 

Koordinator aksi , trianto , mengatakan , empat poin tuntutan petani harus dipenuhi oleh pemerintah . Sebab , apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi ,  para petani sepakat untuk memboikot pilihan bupati kediri , pada desember mendatang .

 

Selesai melakukan orasi , perwakilan massa diiizinkan masuk , untuk meminta legalitas persetujuan dari pemerintah Kabupaten Kediri . Aksi unjuk rasa ini sempat menarik perhatian pengguna jalan raya , karena dilakukan di pinggir jalan . Sehingga petugas kepolisian harus melakukan pengaturan arus lalu-lintas untuk menghindari kemacetan .

 

 

 

 

 

Read 1111 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Daerah

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us