Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Sunday, 22 April 2018 07:55

Panwaslu Tunjuk Pengacara Tangani Somasi GP. Ansor Kota Kediri

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri ( radiomadufm.com) - - Paska adanya surat Somasi yang dilayangkan GP Ansor Kota Kediri ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kediri,  Panwaslu segera menjawab surat somasi yang diajukan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kediri beberapa hari yang lalu dengan menunjuk konsultan hukum.

 

"Tugas Panwas itu sebagai pengawasan dalam Pilkada dalam hal ini kami melakukan pengawasan terhadap Pilwali Kota Kediri dan PilGub Jatim,  sehingga  kami ( komosioner) sepakat melimpahkan hal ini kepada advokat, jangan sampai kami yang ada di panwas ini tidak konsen tidak fokus terhadap pengawasan ketika ada permasalahan-permasalahan hukum di luar kegiatan pengawasan kepemiluan. Maka kami yang ada di komisioner melimpahkan hal ini kepada advokat,” ujar Yudi Agung Nugraha Komisioner Panwaslu Kota Kediri Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran, Minggu (22/4/18).

 

Yudi mengatakan, pihaknya telah menunjuk M Akson Nul Huda sebagai advokat yang akan menjadi mediator antara Panwaslu Kota Kediri dengan GP Ansor Kota Kediri. Pasalnya, dalam menjawab somasi tersebut nantinya akan di adakan mediasi sehingga membutuhkan mediator di dalamnya.

 

“Kita sedang ada permasalahan yang sebenarnya boleh kita bilang ini adalah permasalahan di internal kita yang di bawa keluar. Otomatis ketika nanti kita berdialog atau mediasi harus ada mediator, karena kita tidak mungkin menjadi mediator sendiri sehingga sangat bijak juga kami melimpahkan ini kepada advokat. Karena kita tidak sedang berhadapan dengan organisasi masyarakat apapun, tapi yang kita hadapi adalah permasalahan di pengawasan Pilwali Kota Kediri,” jelasnya.    

 

Sementara, M Akson mengaku, sudah membaca dan mencermati isi somasi yang dilayangkan GP Ansor Kota Kediri terhadap Panwaslu Kota Kediri. Dia mengatakan, akan bersikap dan menjawab somasi tersebut dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, dan akan mengkonfirmasi dan menindaklanjuti perihal kebenaran isi somasi tersebut.

 

“Agar persoalan ini tidak berlarut-larut maka kami akan mengundang dan mengajak dialog terhadap pihak dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Kediri dalam waktu secepatnya. Waktu dan tempat akan di tentukan di kemudian hari, dialog tersebut di lakukan secara terbuka,” jelasnya.

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, GP Ansor Kota Kediri melakukan aksi damai di depan kantor Panwaslu Kota Kediri, Kamis (19/4/18) kemarin. Aksi tersebut di warnai dengan selebaran kertas yang muatannya identik dengan isi Surat Somasi dengan Nomor ; 06/LBH/IV/2018, yang di tujukan kepada Panwaslu Kota Kediri.(em/pd)

Read 561 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us