Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

DI SURABAYA PERPANJANG SIM HANYA BUTUH 5 MENIT

Membayangkan keruwetan mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) membuat orang memilih menggunakan jasa pihak ketiga. Urusan yang seharusnya mudah menjadi rumit karena orang harus antre dan enggan menyisihkan waktu untuk urusan penting ini.

Memberikan layanan kepada masyarakat yang ingin memperpanjang SIM mulai dipikirkan. Warga Surabaya terbukti tidak mau kehilangan banyak waktu 'hanya' untuk mengurus SIM padahal ini tak bisa ditunda. Karena itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polwiltabes Surabaya berupaya memangkas urusan yang panjang menjadi lebih mudah dan cepat.

Proses sederhana dan segera diterapkan ketika program perpanjangan SIM keliling diberlakukan. Jika biasanya masyarakat harus datang dan mengantre, sekarang Satlantas Polwiltabes yang menjemput bola. Mereka datang di beberapa tempat strategis untuk melayani warga Surabaya yang ingin memperpanjang SIM. Program ini diberlakukan sejak Selasa (20/2).

Sampai saat ini, ada 1.004 pemohon yang memanfaatkan perpanjangan SIM keliling. Dalam sehari petugas harus melayani 60-70 permohonan perpanjangan SIM. Bahkan bebeapa hari setelah mobil SIM keliling diluncurkan, petugas harus melayani hingga 90 warga. Warga yang memanfaatkan kemudahan ini sekaligus memperpanjang SIM A dan SIM C. Artinya, petugas harus melayani hampir dua kali lipat jumlah warga yang datang.

Petugas harus bekerja ekstra cepat supaya pelayanan tetap efektif. Dalam sehari layanan diupayakan bisa menjangkau semua warga yang membutuhkan. Pembatasan ini karena jam kerja SIM keliling ini terbatas. Petugas mulai melayani warga sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Layanan diberikan lima hari seminggu mulai Senin sampai Jumat.

Dengan mengutamakan kecepatan dan kecakapan pelayanan, pihak Satlantas Polwiltabes Surabaya, terus memompa anggotanya agar tetap melayani setiap pemohon dengan baik. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali mencetak SIM juga relatif sangat singkat. Hanya dalam waktu lima menit, pemohon telah bisa mendapatkan perpanjangan SIM.

Tentu saja bila pemohon sudah menyiapkan seluruh persyaratan dengan benar. Karena itu diharapkan warga yang ingin memanfaatkan layanan ini sudah menyiapkan semua persyaratan agar bisa dilayani dengan cepat.
“Kita di sini bekerja dengan cepat dan mengutamakan pelayanan prima.
Jadi, mulai dari pendaftaran hingga sampai pencetakan, pihak pemohon hanya membutuhkan waktu lima menit,” ungkap seorang petugas dari Satlantas Polwiltabes Surabaya, Aipda Eko Hadi.

Diterangkan, awal mula digelarnya perpanjangan SIM keliling di Kota Surabaya ini adalah untuk mewujudkan pelayanan yang cepat dan langsung mengena di masyarakat. Jangan sampai, hanya untuk memperpanjang kepemilikan SIM, pemohon harus jauh-jauh datang ke kantor Lantas di Jl Colombo Surabaya. Setiap harinya kantor pengurusan SIM Colombo Surabaya melayani sekitar 600-700 pemohon SIM, baik itu pemohon baru atau yang perpanjangan. Sekarang masyarakat tak perlu repot antre panjang saat mengurus perpanjangan SIM karena di setiap wilayah sudah disediakan mobil keliling. st23

Dilayani Sesuai Wilayah
Kedekatan dengan tempat tinggal membuat Satlantas Polwiltabes membagi wilayah agar bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat. Memang dalam seminggu petugas perpanjangan SIM keliling hanya datang sekali tetapi ini cukup membuat warga menjadi ringan karena dekat.

“Saat ini, mereka yang rumahnya di daerah Tandes tidak perlu repot-repot ke kantor, cukup dengan datang ke lokasi digelarnya perpanjangan SIM keliling,” tegas Aipda Eko Hadi, petugas perpanjangan SIM keliling.

Ditambahkan, perpanjangan SIM dengan cara keliling di beberapa tempat yang sudah dibagi ini, akan dilaksanakan terus-menerus dan berkelanjutan.

Mulai Maret, tempat yang disediakan akan tetap dan terus digelar di sana. Wilayah Surabaya Selatan dilayani di depan Giant Hypermarket, wilayah Surabaya Utara mendapat tempat di Pos Lantas Jl Raya Tandes, warga Surabaya Timur dipersilakan datang ke depan Gelora 10 Nopember, sdangkan wilayah Surabaya Tengah ada di depan Plasa Surabaya dan belakang Polsekta Dukuh Pakis.

“Tempat tersebut telah kita patenkan dan para pemohon yang berada di wilayah sekitar bisa langsung ke sana. Pembagian wilayah hendaknya diperhatikan. Jangan sampai mereka berada di wilayah timur mengajukan permohonan di selatan,” katanya.

Yang perlu diingat adalah syarat yang harus dipenuhi ketika mengajukan permohonan perpanjangan SIM A dan SIM C. Menurut Aipda Eko Hadi, persyaratannya sangat mudah. Mereka yang mengajukan perpanjangan harus dari warga Surabaya, dengan membawa SIM A maupun C asli dan KTP Surabaya. Selain itu, fotokopi masing-masing persyaratan sebanyak satu lembar.

“Mereka yang telah membawa persyaratan lengkap tersebut bisa langsung mendapatkan formulir perpanjangan. Setelah mengisi formulir, pemohon diminta mengecek kesehatannya di tempat yang sudah disediakan,” tegasnya.

Di dalam mobil boks sudah disediakan tempat untuk foto. Petugas akan memproses foto dan pengecekan data komputerisasi. Selang beberapa menit, hasil perpanjangan bisa diambil dan proses telah selesai dilakukan.

“Semua dilakukan dengan cepat dan merata. Para pemohon yang datang lebih awal, maka selesainya juga lebih cepat. Dalam melakukan proses perpanjangan ini, pihak kami tidak melihat nama, melainkan nomor urut yang mereka bawa. Jadi tidak ada pilih kasih dalam hal perpanjangan SIM,” lanjut Eko.

Mengenai biaya yang harus dikeluarkan oleh pihak pemohon, Eko menegaskan sama seperti yang ditetapkan oleh pihak Satlantas, yakni Rp 60.000 untuk pembuatan SIM dan Rp 10.000 untuk tes kesehatan. Tidak hanya itu, pemohon juga disarankan untuk mengikuti asuransi dengan tambahan biaya Rp 15.000.
“Khusus untuk asuransi, pemohon SIM bisa mengikuti dan bisa juga tidak. Kami tidak memaksa. Tetapi kebanyakan yang sudah mengurus juga ikut dalam asuransi,” sambungnya. st23

Utamakan Transparansi Pelayanan

Mendekatkan layanan kepada masyarakat Kota Surabaya adalah salah satu di antara banyak tujuan dilakukannya program keliling perpanjangan SIM A maupun SIM C. Selama ini, masyarakat Surabaya dikenal supersibuk, dan hal itulah yang ditangkap pihak Satlantas Polwiltabes Surabaya.

Kasatlantas Polwiltabes Surabaya, AKBP R Nurhadi Yuwono, didampingi Kanit SIM, AKP Bambang Sukmono mengatakan, mereka ingin waktu masyarakat Surabaya tidak tersita hanya untuk memperpanjang SIM. Karena itu dengan langsung turun di beberapa tempat yang sudah dijadwalkan, kemudahan pelayanan akan dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Kami mulai dengan hal terkecil untuk bisa dekat dengan masyarakat. Jangan sampai, pemilik SIM terlambat memperpanjang masa aktif SIM hingga batas waktu yang telah ditentukan,” ungkap Nur Hadi.

Belum genap satu bulan dilakukannya program perpanjangan SIM keliling, masyarakat telah mengerti dan menerimanya. Terbukti, waktu yang disediakan mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB, selalu dipenuhi para pemohon perpanjangan.

“Jumlah yang mengajukan setiap harinya melebihi dari perkiraan kami sebelumnya. Kami memprediksi kalau hanya ada 50 sampai 60 pemohon setiap hari. Namun melihat pemohon yang datang ke lokasi, ternyata melebihi perkiraan. Setiap hari yang datang mencapai 70-80 pemohon,” tegasnya.

Diterangkan, selain kedekatan dengan masyarakat, tujuan lain diadakannya program perpanjangan SIM keliling adalah untuk tranparansi pengelolaan SIM di masyarakat. Jangan sampai warga di Kota Surabaya tidak mengetahui kegunaan dana yang dikeluarkan saat pembuatan SIM.

“Sebelum dilakukan pendaftaran pemohon perpanjangan, pihak kami terlebih dahulu menjelaskan berapa dana yang harus dikeluarkan untuk perpanjangan SIM. Dengan begitu, masyarakat bisa langsung mengetahuinya di lapangan,” lanjutnya. st23

Harus Menyertakan SIM B

Keberadaan mobil pelayanan perpanjangan SIM keliling di Kota Surabaya, disambut positif berbagai kalangan. Namun, masih banyak kelemahan yang menurut beberapa pemohon perpanjangan harus terus dibenahi, termasuk penyertaan SIM B.

“Kami sangat mendukung program ini. Namun, sebenarnya tidak hanya SIM A dan C yang diperpanjang, melainkan SIM B juga dimasukkan,” ungkap Sugianto, 42, asal Jl Tambaksari Selatan Gg XV nomor 42.

Menurutnya, dengan tidak disertakannya SIM B untuk ikut diperpanjang dalam program keliling tersebut, dia masih tetap harus ke kantor di Jl Colombo kalau ingin memperpanjang. Walaupun begitu, Sugianto sangat senang bisa mengurus SIM dengan waktu yang sangat cepat.

“Selama ini belum pernah ada program merakyat seperti itu. Jadi, kami meminta hal yang baik ini diperpanjang hingga seterusnya,” katanya. “Kami akan terus mendukung program seperti ini.”
Diterangkan, dengan adanya program mendekat kepada masyarakat, polisi telah menghapus citranya yang selama ini terkenal menyeramkan, menjadi lebih manusiawi. “Usul saya tadi mudah-mudahan dipenuhi. Perpanjangan SIM B diikutkan dalam program ini,” lanjutnya. st23

Bisa Hindari Calo SIM

Selama ini, pengurusan SIM di kepolisian identik dengan keberadaan biro jasa, atau lebih dikenal dengan istilah calo. Pemohon SIM baru maupun perpanjangan akan dikenakan biaya selangit, jika menggunakan jasa tersebut.

“Tiga tahun lalu, saya memperpanjang SIM dengan menggunakan jasa calo dan harus mengeluarkan dana sampai Rp 275.000 untuk satu SIM,” ungkap Sisila Wiyanti, 32, asal Jl Kecapi No 25 Surabaya. Sisila menambahkan, dengan adanya pengurusan SIM keliling seperti ini, biaya yang dikeluarkan relatif murah dan bisa dijangkau masyarakat bawah.

“Saya baru mengetahui kalau mengurus perpanjangan SIM hanya dikenakan Rp 85.000. Jumlah tersebut jelas sangat jauh dibandingkan ketika mengurus SIM dengan menggunakan biro jasa,” katanya.

Ditegaskan, dirinya ingin program yang baik seperti ini dipertahankan dan kalau bisa lebih ditingkatkan menjadi lebih baik. Selain masyarakat diuntungkan, pelayanan yang prima juga bisa menambah kepercayaan warga Kota Surabaya terhadap keberadaan polisi.

“Kami senang dipermudah seperti ini. Dengan adanya pengurusan perpanjangan SIM keliling, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengurus satu SIM sangat singkat dan terbatas,” lanjutnya. st23

Instansi Lain Harus Meniru

Adanya pengurusan perpanjangan SIM keliling yang dilakukan Satlantas Polwiltabes Surabaya dikatakan banyak orang sebagai terobosan pelayanan prima ke masyarakat. Hal tersebut seharusnya dilakukan dan ditiru oleh instansi lain.

“Hal seperti ini bisa membantu masyarakat. Jadi, kami mendukung dan akan senang melakukan pengurusan ke perpanjangan SIM keliling,” terang Agung Sriyono.
Agung menambahkan, dengan pelayanan yang mendekat langsung kepada masyarakat, maka aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh warga tidak akan terganggu. Bahkan, dengan sambil mengerjakan rutinitas, pengurusan juga bisa dilakukan.

“Istri saya bisa keluar rumah sebentar untuk mengurus SIM. Ini memudahkan warga Kota Surabaya,” katanya.

Ditambahkan, banyak pemohon perpanjangan SIM yang datang ke lokasi keliling hanya untuk mengambil nomor urut. Setelah itu, mereka kembali pulang dan datang kembali dengan waktu yang telah dihitung.

“Dengan rata-rata lima menit, maka saya akan datang lagi satu jam kemudian. Jadi, sambil menunggu pemotretan, saya bisa melakukan aktivitas lain,” tegasnya.
Selain tidak mengganggu waktu, pengurusan perpanjangan SIM sekarang ini lebih murah dibandingkan dengan langsung datang ke kantor di Jl Colombo. Di sana warga harus berebut layanan dengan para calo.

“Saya senang mereka yang aktif menghampiri masyarakat. Ini awal yang bagus untuk instansi berdekatan dengan warga,” sambungnya. st23


Jadwal Keliling Pengurusan SIM
----------------------------------------------------
Hari Lokasi
----------------------------------------------------
Senin Depan Gelora 10 Nopember
Selasa Belakang Polsekta Dukuh Pakis
Rabu Depan Giant Hypermarket Jl A Yani
Kamis Halaman Surabaya Plasa Jl Pemuda
Jumat Pos Lantas Jl Raya Tandes
----------------------------------------------------
Sumber: Satlantas Polwiltabes Surabaya


Syarat Perpanjangan SIM
1. Warga Surabaya
2. Membawa KTP asli dan satu fotokopi
3. Membawa SIM A atau SIM C asli dan satu fotokopi
4. Mengisi formulir perpanjangan
5. Cek kesehatan di tempat yang disediakan
6. Biaya pembuatan SIM Rp 60.000
7. Biaya tes kesehatan Rp 10.000
8. Asuransi Rp 15.000

Read 4409 times
Rate this item
(2 votes)
Published in Berita Nasional
Tagged under

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us