Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Thursday, 26 April 2018 06:13

Seorang Pria Paruh Baya Meninggal Mendadak

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri ( radiomadufm.com) - - -Diantar tukang becak, seorang pria paruh baya meninggal mendadak.  Dan  Satuan Reserse Kriminal Polresta Kediri menyelidiki kematian mendadak pengunjung Hotel Crown di Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri, Rabu (25/4/18) pagi kemarin. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah bertemu dengan seorang perempuan kenalannya.

 

 

"Kami memintai keterangan dari para saksi diantaranya, teman perempuan korban, respsionis dan keluarganya, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Kamis (26/4/18).

 

 

Data yang dihimpun menyebutkan, korban berinisial MJ (52) asal Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri janjian bertemu dengan perempuan kenalannya UM (49) di Simpang Empat Jongbiru, Kecamatan Gamprengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (25/4/18) sekitar pukul 07.30 WIB.

 

 

Setelah menjemput UM, asal Karangrejo Selatan RT 03/07 Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kemudian mereka berdua menuju ke Hotel Crown. 

 

 

Sekitar 1,5 jam kemudian keduanya masuk ke hotel. Mereka kemudian chek in menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik UM. 

 

 

Selanjutnya, mereka diantar oleh petugas hotel ke kamar yang dipesan. Sekitar 30 menit di dalam kamar, korban kemudian duduk di tempat tidur. 

 

 

Dia mengeluh dadanya sesak dan nafasnya tersengal-sengal kepada teman wanitanya. Merasa kebingungan UM kemudian memanggil resepsionis Hotel Crown Murniati. 

 

 

Resepsionis hotel lantas memanggil seorang tukang becak untuk membawa korban ke RS DKT Kota Kediri. 

 

 

Sesampainya di RS DKT, sekitar pukul 09.30 WIB tim medis memeriksa kondisi korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia.

 

 

UM lalu menghubungi isteri korban dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kediri Kota. Akhirnya polisi datang ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi korban serta melakukan olah TKP di Hotel Crown.

 

 

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi Polresta Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung.

 

 

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan dari keluarganya, bahwa korban seorang perokok berat dan memiliki riwayat penyakit jantung. Keluarga mengakui, apabila korban sudah pamit istrinya saat ingin menemui UM, perempuan kenalannya.

 

 

 

"Dikarenakan menurut pihak keluarga atau ahli waris bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung, serta pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan, maka pihak keluarga membuat surat permohonan dan pernyataan agar tidak dilakukan outopsi," imbuh petugas.

 

 

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menuntut pada pihak manapun. Maka selanjutnya jenasah korban setelah di visum di serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (em/ga) 

Read 1686 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us