Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Tuesday, Mar 17 2015

 

 

 

Jakarta (radiomadufm.com), Implementasi bebas visa bagi 45 negara diyakini akan lancar dan tidak ada hambatan teknis yang berarti dalam pelaksanaannya, kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Monday, Mar 02 2015

Tulungagung (radiomadufm.com), Seorang pemuda miskin di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidap penyakit pembesaran kepala akibat gangguan saluran cairan di dalam otak (hidrosefalus) bertahun-tahun, kesulitan mengurus kartu BPJS kesehatan karena minimnya sosialisasi serta fasilitasi pemerintah desa tempatnya tinggal.

"Kami tidak tahu program itu (BPJS) ada. Belum pernah dengar," kata Dianingsih (31), kakak penderita hidrosefalus bernama Damar (24) tersebut di Tulungagung, Jumat.

Keduanya tinggal di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut. Sehari-hari, Damar hanya bisa tergolek lemah tanpa daya di atas dipan dalam kamarnya yang reot.

Menurut Dianingsih, Damar sebenarnya sudah pernah menjalani operasi di RSUD dr Soetomo Surabaya sebanyak tiga kali, sekitar 10-15 tahun silam atau saat usia adiknya beranjak memasuki sembilan tahun.

Namun, operasi yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil maksimal. Sekalipun cairan dalam kepala Damar sebagian bisa dikeluarkan, pembengkakan kembali terjadi.

"Dokter saat itu mengatakan pada orang tua saya agar tiap tahun dioperasi, namun karena operasi ketiga justru membuat mata adik saya itu buta. Akhirnya orang tua menghentikan operasi," tutur Dian.

Pembengkakan lanjuta pada batok kepala Damar berhasil dikurangi setelah dokter yang kala itu menangani, memasang selang untuk saluran pembuangan cairan dari dari kepala ke kelamin.

Tetapi, setelah itu Damar tidak pernah lagi tersentuh perawatan sama sekali.

Selain faktor dugaan malapraktek yang menyebabkan pemuda itu mengalami kebutaan, keluarganya tidak memiliki cukup biaya.

Harta benda, termasuk tanah warisan keluarga sudah terjual untuk pengobatan Damar sebelumnya.

"Hingga kini selang belum di copot," ucapnya, lirih.

Ibu Damar, Maryatin, meninggal dunia sekitar sembilan bulan lalu karena stroke. Sementara ayahnya, Atim (60) tiap hari pergi seperti orang depresi.

Ningsih sendiri yang sudah punya rumah sendiri dibebani empat anak yang masih kecil-kecil.

"Saya takutnya jika adik kumat kejang-kejang sementara di rumah jarang ada orang," keluhnya.

Sebelum sang ibunya meninggal, lanjut Ningsih, meskipun sudah tak berharap bisa sembuh, namun perawatan tetap bisa dilakukan.

Jika masih ada harapan disembuhkan, Ningsih mengaku tidak mampu membayar perawatan medis karena kondisi ekonomi mereka yang serba pas-pasan.

"Jika memang masih memungkinkan, kami berharap ada memfasilitasi adik saya untuk mendapat perawatan dengan pembiayaan BPJS itu," cetus Ningsih. (antara)

Sunday, Mar 01 2015

 

 

 

 

Jakarta (radiomadufm.com), Pameran buku bernuansa islami,atau islamic book fair, ke 14, kembalidi gelar Jakarta. Ajang yang menyediakan berbagai jenis buku danjudul untuk umat muslim ini, terselenggara dari tanggal 27 Februari hinggadelapan maret mendatang.

Saturday, Feb 28 2015

Kediri (radiomadufm.com), Petugas Satreskoba polres kediri , berhasil mengamankan pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat 28 koma 5 gram. Selain itu, polisi juga menangkap 3 tersangka lainnya yang tengah pesta sabu. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperangkat alat hisap.


 

Keempat tersangka narkoba jenis sabu-sabu , digelandang ke ruang pemeriksaan Satreskoba Polres Kediri . Mereka ialah, Puguh Mulyadi, warga Papar Kecamatan Papar , Ali Muntoro dan Diki Mulyana warga Semampir Kota Kediri. 

 

Ketiganya ditangkap saat melakukan pesta sabu-sabu di rumah salah satu pelaku. Polisi juga mengamankan Agus Suhartono warga Desa Kudu Kertosono Nganjuk, yang kedapatan menjadi bandar sabu-sabu. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti , diantaranya sabu-sabu seberat 28 koma 5 gram, dua perangkat alat hisab , uang tunai, handphone dan 3000 pil dobel L. 

 

Agus Suhartono, banddar sabu-sabu mengatakan , sejak 10 tahun silam ia menjadi konsumen dan pengedar sabu-sabu. Dan yang terakhir kali ini, ia mendapatkan pasokan sabu-sabu dari narapidana di salah satu lapas di Madiun. Sedangkan untuk pengirimannya ia memanfaatkan jasa pengiriman barang. Ia mengku tidak mengambil keuntungan dari segi uang, melainkan dari jumlah sabu yang tersisa untuk dikonsumsi.

 

Kasat narkoba Polres Kediri, AKP. Siswandi membenarkan jika pasokan sabu-sabu tersebut berasal dari narapidana di Lapas Madiun. Sejauh ini, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak Polres Madiun. 

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku kini harus mendekam di ruang tanahan Mapolres Kediri. Mereka dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara. (vaisal ardinata)

 

Saturday, Feb 28 2015

Surabaya (radiomadufm.com), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menangkap dua bandar dan dua kurir sabu di Pamekasan, Sidoarjo, dan Surabaya.



"Yang jelas, penangkapan keempat tersangka dengan barang bukti 300-an gram sabu-sabu itu menyelamatkan 1.200 generasi muda," kata Kabid Pemberantasan BNN Jatim AKBP Bagijo Hadi Kurnijanto di Surabaya, Senin.

Keempat tersangka yakni H Sar (38) dan Akh alias Kaji Nanang (42) yang merupakan bandar sabu-sabu, lalu Sam (31) dan SB alias Mamek (39) selaku kurir.

"Namun, ada dua pelaku yang masih DPO (buron) yakni Mus dan Alv," katanya.

Ia menjelaskan tersangka Sar ditangkap di dekat warung samping Kantor Pegadaian Pamekasan pada Senin (6/2) pukul 12.00 WIB dengan barang bukti 100,939 gram sabu-sabu.

"Dalam waktu yang sama sekitar pukul 21.30 WIB, kami menangkap tersangka Ak alias Kaji Nanang di Perumahan Sukoasri, Sidoarjo. Dia merupakan pengendali sabu-sabu yang dimiliki tersangka SB alias Mamek," katanya.

Sementara itu, tersangka SB alias Mamek sendiri ditangkap pada waktu yang bersamaan dengan Ak alias Kaji Nanang, tapi penangkapan terjadi di Jalan Raya Pakis Tirtoasri, Surabaya.

"Tersangka SB alias Mamek ditangkap dengan barang bukti sebesar 162,78 gram sabu-sabu. Jadi, keseluruhan barang bukti 263,179 gram sabu-sabu dengan nilai Rp400 jutaan," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka Sar dan SB alias Mamek dijerat dengan Pasal 114 UU 35/2009 tentang Narkotika, sedangkan tersangka Sam dan Akh alias Kaji Nanang dijerat dengan Pasal 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. (antara news)

Friday, Feb 20 2015

Jakarta (radiomadufm.com), Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil keputusan terbaik dalam mengatasi polemik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)-Polri dengan lebih mendahulukan kepentingan bangsa.


"Presiden Jokowi sudah mengambil keputusan terbaik. Kita harus junjung tinggi dan hormati. Ini keputusan terbaik dan kita berharap tidak ada gesekan lagi," kata Nusron Wahid dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Menurut Nusron, keputusan Presiden Jokowi tersebut juga memesankan agar semua pihak semakin dewasa dalam berkomunikasi antarlembaga, apalagi instansi hukum yang tugasnya memberikan kepastian hukum.

"Kalau konflik justru kontraproduktif terhadap masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia," sambung dia.

Nusron juga menilai keputusan tersebut telah menyelamatkan semua pihak.

"KPK secara kelembagaan selamat. Polri aman dan merasa dihormati, dan bangsa Indonesia juga puas dan nyaman dengan keputusan ini. Semoga tidak ada kriminalisasi lagi," tutur dia.

Presiden membatalkan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan dan menetapkan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon baru Kapolri untuk diajukan ke DPR guna meminta persetujuan lembaga wakil rakyat ini. 

Presiden juga memberhentikan sementara dua pimpinan KPK berstatus tersangka --Bambang Widjojanto dan Abraham Samad--, selain mengeluarkan Perppu dan kemudian tiga Kepres untuk menunjuk Johan Budi SP, Taufiequrrahman Ruki, dan Indriyanto Seno Adji sebagai tiga Plt pimpinan KPK. (NU Online)

Thursday, Feb 19 2015

 

 

 

Surabaya (radiomadufm.com), Puluhan pemohon izin televisi lokal hadir dalam Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) di kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur sejak Senin-Rabu (16-18/2). Agar izin keluar, mereka harus memaparkan visi dan misi mereka di hadapan tim penguji dari unsur akademisi, dinas komunikasi dan informasi, balai monitoring Jatim, para komisioner dari KPID sendiri.

Wednesday, Feb 18 2015

Jakarta (radiomadufm.com), Kementerian Perdagangan menghentikan impor pakaian bekas. Selain sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 mengenai perdagangan,penghentian tersebut juga dapat meningkatkan industri garmen berskala kecil dalam negeri.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us