Breaking News
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Puluhan Massa Datangi Kantor Dewan - Friday, 02 February 2018 07:06

Pelaku Pengroyokkan Siswa SDN Pakunden 1 "Bermunculan"

Kediri (radiomadufm.com)Polres Kediri Kota terus melakukan pendalaman penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah pelaku pengroyokkan yang menimpa Tp (12)siswa SDN Pakunden 1.Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota sebelumnya melansir ada 3 terduga pelaku anak – anak yang melakukan pengroyokkan terhadap korban. Dan sampai saat ini Satrekrim menemukan kembali 2 Terduga pelaku pengroyokkan terhadap korban.

 

 

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP. Ridwan Sahara mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan penyidikan dimana sampai saat ini terduga pelaku akan terus bertambah.

 

“Sampai saat ini ada 5 anak yang terduga menjadi pelaku pengroyokkan dan bisa bertambah kemungkinan menjadi 7 anak usai pihaknya kemarin (27/1/18) melakukan penyelidikan penyidikan intensif terhadap para teman korban yang didalamnya juga terduga pelaku.,”Ungkapnya,Minggu (28/1/18).

 

Ridwan Sahara yang juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Semen ini menegaskan, untuk motif dari aksi pengroyokkan yang dilakukan terduga pelaku ini karena merasa tidak suka disaat korban melakukan tindakan gol bunuh diri ketika sepak bola dihalaman sekolah.

 

“Karena korban ini pendiam dan diduga sering menjadi korban bullying kemudian spontan saat peristiwa gol bunuh diri yang dilakukan korban akhirnya rekannya ramai-ramai melakukan pengroyokkan. Dan terkait adanya motif pemalakkan sejauh ini masih didalami, namun saat kejadian pengroyokkan itu karena korban melakukan gol bunuh diri saat bermain sepak bola, “tandasnya.

 

 

 

Sejauh ini Korban yang sebelumnya di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri akhirnya merujuk Tp(12) siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakunden 1 ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya.

 

Berdasarkan informasi yang diterima LPA, korban sudah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, sejak Sabtu (27/1/18) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin. Kebijakan rumah sakit milik Polri itu mengirimkan korban karena pertimbangan kondisi kesehatannya, terutama keluhan sakit yang diderita di kepala dan alat vitalnya.Dan para Guru, Dinas Pendidikan serta Pihak Keluarga dari Terduga Pelaku juga ikut menjenguk korban di Surabaya.

 

Untuk diketahui, Tp mulai masuk di RS Bhayangkara, Kota Kediri, sejak Selasa (23/1/18) lalu. Tetapi karena kondisinya tidak kunjung membaik, akhirnya pada Jumat (26/1/2018) dia dirawat di ruang ICU. Berdasarkan diagnosa rumah sakit, korban mengalami infeksi otak dan sakit pada kemaluan. Rasa sakit ini diduga akibat pukulan dan tendangan oleh para pelaku saat pengeroyokan terjadi, Kamis (18/1/18) lalu.

 

Diberitakan sebelumnya, diduga gara-gara menolak dipalak, Tp(12) seorang siswa kelas V SDN Pakunden 1 Kota Kediri dikeroyok tiga orang teman satu kelasnya. Peristiwa itu terjadi di lingkungan sekolah, Kamis (18/1/18). Korban sempat diancam oleh para pelaku supaya tidak melapor kepada guru. Sementara kasus ini dalam proses penyelidikan Unit PPA Polresta Kediri.(em)

Read 292 times
Rate this item
(1 Vote)
Published in Berita Utama

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us