Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Polresta Kediri Selidiki Pencemaran Featured

Kediri (radiomadufm.cm)-- Polresta Kediri menerjunkan Unit Tindak Pidana Khusus (Pidsus) untuk menyelidiki kasus pencemaran air sumur warga RT 25, 26, dan 27 RW 5, Lingkungan Majekan, Kelurahan Pesantren, Kota Kediri Jawatimur. Sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang mengaku terdampak adanya pencemaran.

 

Unit Pidsus Polresta Kediri memeriksa air dari sumur warga yang tercemar, juga mengambil sampel air untuk di uji laboratoriumkan. Selain air sumur, petugas juga mengambil air limbah sisa hasil produksi yang merembes ke sungai, setelah dilakukan penutupan oleh warga.

 

"Informasi masyarakat air tercemar kita tindak lanjuti. Sungainya sangat keruh dan baunya menyengat. Apalagi yang dekat dengan obyek, airnya sangat kental. Warga sangat resah. Dan kita masih melakukan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara usai memeriksa air sumur warga, Selasa (30/1/18).

Penyelidikan dilakukan karena di sekitar sumur yang tercemar adalah Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru, Kota Kediri. Tetapi polisi belum bisa memastikan penyebab pencemaran dari limbah pabrik atau dari unsur di dalam tanah.

 

Sembari menunggu hasil uji laboratorium, untuk mengetahui kandungan di dalamnya. Puluhan kepala keluarga (KK) di Kota Kediri mengalami krisis air bersih. Menyusul, sumur mereka tercemar limbah yang diduga berasal dari Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru. Warga terdampak ini tinggal di Lingkungan Majekan, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

 

Warga tidak dapat memanfaatkan air yang ada dalam sumur akibat pencemaran.Bau busuk yang menyegat serta warna air keruh bisa menimbulkan gatal gatal jika dipakai mandi. Selain sumur warga, sumur pompa yang berada di tempat ibadah gereja juga tidak luput dari pencemaran ini. Warga terpaksa membeli air mineral dari toko untuk konsumsi sehari-hari serta meminta air dari PDAM untuk keperluan mandi dan mencuci dari para tetangga.(em/ga)

Read 663 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Utama

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us