Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Seorang Siswa SDN Pakunden 1 Jadi Korban Pengroyokkan

Kediri (radiomadufm.com)--- Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri akhirnya merujuk Tp (12) siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakunden 1 ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya. Tp adalah korban pengeroyokan yang dilakukan oleh teman-teman sekolahnya.

 

“Hari ini kita bersama Dinas Pendidikan Kota Kediri dan Satgas PPA berangkat ke Dr. Soetomo, Surabaya untuk melihat kondisi korban,dan keluarga pelaku juga ikut bersama-sama menjenguk korban sebagai bentuk rasa empati terhadap korban beserta keluarganya,” kata juru bicara Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Kediri, Ebiyantoro, Minggu (28/1/18)

 

Berdasarkan informasi yang diterima LPA, korban sudah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, sejak Sabtu (27/1/18) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin. Kebijakan rumah sakit milik Polri itu mengirimkan korban karena pertimbangan kondisi kesehatannya, terutama keluhan sakit yang diderita di kepala dan alat vitalnya.

 

“Sejauh ini Keluarga Korban juga ikut melihat atau menjenguk korban di RSUD Soetomo Surabaya. Dan kami berharap dari pihak keluarga terduga pelaku untuk selalu menunjukkan etikat baiknya, dan sejauh ini dari sejumlah keluarga terduga pelaku siap memberikan perhatian terhadap korban beserta keluarganya.

 

Untuk diketahui, Tp mulai masuk di RS Bhayangkara, Kota Kediri, sejak Selasa (23/1/18) lalu. Tetapi karena kondisinya tidak kunjung membaik, akhirnya pada Jumat (26/1/18) dia dirawat di ruang ICU. Berdasarkan diagnosa rumah sakit, korban mengalami infeksi otak dan sakit pada selakangannya. Rasa sakit ini diduga akibat pukulan dan tendangan oleh para pelaku saat pengeroyokan terjadi, Kamis (18/1/18) lalu.(em)

Read 602 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Utama

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us