Breaking News
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Puluhan Massa Datangi Kantor Dewan - Friday, 02 February 2018 07:06

Muasassah janjikan potong birokrasi pengambilan paspor jemaah

Makkah - Penanggung jawab bidang kesehatan muasassah Asia Tenggara Mahmud Rumani berjanji akan memotong birokrasi pengambilan paspor jemaah haji yang akan dipulangkan awal karena sakit.

"Saya akan sampaikan, supaya ke depannya tidak seperti ini karena birokrasi yang terlalu panjang," katanya saat berkunjung ke Balai Pengobatan Haji Indonesia di Makkah, Senin malam waktu setempat.

Pernyataan Mahmud itu menjawab keluhan Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah dr. Subagyo yang mengaku kesulitan mencabut paspor jemaah untuk pemulangan jemaah sakit sehingga banyak seat (kursi penumpang) di pesawat tidak terpakai.

"Pencabutan paspor untuk jemaah yang tanazul awal (pulang lebih cepat dari jadwal) sulit karena kloternya belum pulang," kata Subagyo yang mendampingi Ketua Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi dr. Fidiansjah.

Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan muasassah yang datang bersama beberapa petugas call center yang menerima keluhan dari jemaah itu, mengaku sudah mengerti permasalahannya.

"Selama ini pengambilan paspor jemaah sakit diajukan ke maktab, seharusnya langsung ke muasassah. Ke bagian paspor," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Fidiansjah juga sempat mengeluhkan terbatasnya ambulans saat prosesi ibadah di Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina).

Mahmud menjanjikan akan menindaklanjuti pertemuan pertama sebagai perkenalan tersebut dengan pertemuan berikutnya untuk membahas berbagai permasalahan yang muncul.

Usai pertemuan, para perwakilan muasassah itu menyempatkan diri menjenguk jemaah yang sedang menjalani perawatan di BPHI dan memberi bingkisan kepada masing-masing jemaah.

Ny. Dewi Nirwana (54) mengaku senang mendapat bingkisan berisi antara lain sajadah, kerudung dan tasbih. "Alhamdulillah, lumayan," katanya.

Read 1125 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Info Haji

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us