Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

CLS Knights Targetkan Sapu Bersih pada Seri I NBL

Tim basket CLS Knights Surabaya memasang target sapu bersih pada seri pembuka National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014 yang akan berlangsung di GOR Bimasakti, Malang, 16-24 November mendatang.

Pada Seri I, tim asuhan Kim Dong-won ini akan menghadapi tiga tim kuat, yakni Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Satria Muda BritAma Jakarta, dan Garuda Kukar Bandung. Selain itu, mereka juga akan menghadapi Stadium Jakarta, Hangtuah Sumsel IM, dan Satya Wacana Metro LBC Bandung.

"Memang berat. Namun, kalau kami percaya diri, nggak ada yang nggak mungkin. Kami bisa saja mengalahkan tim-tim itu," ujar kapten CLS, Dwi Haryoko.

Pola yang diterapkan Kim sama dengan saat berlaga pada turnamen pramusim, September lalu, yakni memakai dua pengatur serangan (double point guard). Namun, beberapa hari sebelum bergulirnya Seri I, Kim masih belum bisa memastikan siapa dua point guard tersebut. Dia masih bingung apakah memasangkan point guard utama, Dimaz Muharri, dengan bintang baru, Mario Wuysang, atau dengan rookie Arif Hidayat.

Wuysang yang sebelumnya bermain untuk Indonesia Warriors, masih harus beradaptasi dengan pola permainan CLS, terutama untuk defense. Di sisi lain, Arif memang paham pola CLS. Namun, sebagai rookie pengalaman dan mental point guard kelahiran Jember itu masih kalah dari Wuysang.

"Kami memang masih tetap memakai double point guard. Dengan Mario, harapannya memang dia bisa membantu (saya)," ucap Dimaz. "Mario adalah pemain profesional dan menjaga baik kondisinya. Dia juga mencoba beradaptasi dan bertanya soal pola."

Dimaz menegaskan, CLS harus bermain lebih cepat untuk bisa membekap lawan-lawannya. Menurutnya, kecepatan adalah keunggulan CLS dibandingkan tim lain di NBL Indonesia. Dimaz juga menambahkan, try out ke Korea pada September lalu juga menambah rasa percaya diri tim akan kecepatan yang mereka miliki.

Read 1575 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Olahraga

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us