Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Saturday, 03 March 2018 11:47

17 Kali Satroni Masjid, Residivis Di Massa

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kediri ( radiomadufm.com) - - - -- Kepergok satroni Masjid dan mengambil uang di Kotak Amal  Moch. Yusron (25) babak belur digebuki massa. Yusron nekat satroni  Masjid Baitul Ma'mur Kelurahan Bandalor Gang II B No. 40 Kecamatam Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (3/3/18) pagi. 

 

Moch. Yusron yang asli asal Jalan Ciwulan RT 003 / RW 003 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar ini sempat dilarikan ke rumah sakit karena luka yang dialaminya. 

 

Kapolsek Mojoroto, Kompol Didit Prihantoro mengungkapkan, Moh. Yusron sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini dia masih menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik.

 

"Tersangka kita jerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Kita amankan barang bukti uang tunai infak sebesar Rp. 502.850, satu buah pemotong kuku, satu buah kotak amal," kata Kompol Didit.

 

Mantan Kasat Reskrim Polres Kediri ini menjelaskan kronologis pencurian kotak amal yang dilakukan tersangka. Awalnya, sekira pukul 06.30 WIB, salah seorang warga Rahmad Sigit Setoardi melihat pelaku berjalan ke arah masjid.

 

Karena curiga dengan gerak-geriknya, Rahmad mengawasi pelaku dari kejauhan. Ternyata pelaku menghampiri kotak amal di masjid. Dengan memakai pemotong kuku, pelaku membuka kunci kotak amal tersebut.

 

Melihat aksi pelaku, Rahmad kemudian menangkapnya. Dia kemudian memberitahu Saiful Rohman, takmir masjid. Sementara warga sekitar yang merasa geram, karena kotak amal kerap dibobol akhirnya menggebuki pelaku.

 

Beruntung, anggota Polsek Mojoroto segera tiba di lokasi. Akhirnya pelaku mengamankan pelaku dari amuk massa. Namun karena mengalami luka di wajah, tangan dan kakinya, pelaku dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

 

Menurut Saiful Rohman, pelaku mengakui perbuatannya. Bahkan, pelaku tidak sekali ini beraksi, melainkan sudah mencuri sebanyak 17 kali di Masjid Baitul Ma'mur ini. 

 

Sementara itu, Kompol Didit menambahkan, berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku, Yusron adalah seorang residivis. Dia pernah menjalani hukuman perkara perampasan serta penggelapan di Pengadilan Negeri Kota Blita. (em/ga) 

Read 1754 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us