Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Karya Sastra Santri Al-Muayyad Masuk Antologi Workshop Menulis

 

 

 

Solo, radiomadufm.com
Malam itu, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Seorang laki-laki berdialek Sumatera marah habis-habisan di depan rumah merah. Aku tidak ingin melihatnya karena enggan membuka jendela kamarku.


Aku dengar orang itu menuduh tetanggaku mencuri hasil kerjasama restoran. Setelah itu aku mendengarkan music dengan headset karena tidak ingin mendengarnya lagi, begitu menakutkan percakapan mereka!

Itulah sepenggal kisah yang terdapat dalam cerpen ‘Suara-suara dari Jendela’ yang ditulis Ashfiya Nur Atqiya, salah satu santri Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo. Karya Ashfiya bersama santri Al-Muayyad lainnya, masuk dalam buku antologi karya workshop menulis untuk remaja.

“Ada empat karya santri Al-Muayyad yang masuk dalam buku Kisah yang Berulang di Hari Minggu,” terang Miftahul Abrori, salah satu pegiat sastra di Al-Muayyad, Sabtu (20/4).

Mereka adalah Ashfiya dan Faiz Tamamy yang mengirimkan karya cerpen, serta M. Izzat Abidi dan Ahmad Alfi yang mengirimkan karya puisi.

Dijelaskan oleh Miftah, para santri Al-Muayyad yang karyanya dibukukan tersebut, merupakan anggota komunitas Thariqat Sastra Sapu Jagad. Komunitas ini merupakan wadah bagi para santri Al-Muayyad yang gemar akan sastra.

Selain Komunitas Sapu Jagad, untuk mendorong produktifitas tulis menulis dan kesusastraan santri, juga terdapat Majalah Serambi Al-Muayyad.

“Di majalah Serambi, para santri dapat menuliskan karya-karya mereka baik dalam bentuk artikel, cerpen, puisi dan lainnya,” ungkapnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi) nu online

 

 

 

Read 1617 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Pendidikan

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us