Breaking News
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12
Puluhan Massa Datangi Kantor Dewan - Friday, 02 February 2018 07:06

KPK Terus Dalami Kasus Tel Pertamina

Jakarta (radiomadufm.com), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus suap pengadaan zat tambahan bahan bakar tetraethyl lead (tel) Pertamina tahun 2004-2005. Kali ini, KPK memeriksa pihak swasta yakni Direktur PT Sugih Interjaya Willy Sebastian Liem, dan pesiunan PT Pertamina Johan Sumarjono. Dalam kasus yang dikenal juga dengan kasus innospec, KPK telah menetapkan mantan direktur pengolahan PT Pertamina, Suroso Atmo Martoyo sebagai tersangka.


 

Direktur PT Sugih Interjaya Willy Sebastian Liem dan pensiunan PT Pertamina Johan Sumarjono, kembali dimintai keterangan oleh KPK. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan direktur pengolahan PT Pertamina, Suroso Atmo Martoyo, dalam kasus suap pengadaan zat tambahan bahan bakar tetraethty lead atau tel pertamina tahun 2004-2005.

Selain Suroso, Direktur PT Sugih Interjaya Willy Sebastian juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Meski keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum ditahan oleh KPK.

Kasus suap proyek tel Pertamina dikenal juga dengan kasus innospec, karena PT Sugih merupakan mitra kerja innospec, sebuah perusahaan asal Ingris di Indonesia. Innospec melalui PT Sugih diduga menyuap dua pejabat yakni Suroso dan mantan Dirjen Migas Rahmat Sudibyo. Suap dilakukan sebagai alat pelicin agar tel tetap digunakan dalam bensin produksi pertamina. Kasus ini sempat terhenti sejak Willy dan Suroso ditetapkan sebagai tersangka pada 2011 dan 2012. (antara,fredi)

Read 1214 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Politik

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM


Get connected with Us