Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Wabup: Jangan Jadikan Raskin Alat Kampanye Pilkades

 

 

 

Bangkalan (radiomadufm.com), Wakil Bupati Bangkalan Mundir Rofii meminta kepada para aparat desa agar tidak menjadikan bantuan beras bagi warga miskin itu sebagai alat kampanye pemilihan kepala desa (pilkades).


"Pemerintah daerah tidak ingin bantuan raskin yang akan didistrubusikan sebentar lagi, diklaim oleh oknum aparat desa, lalu kemudian dijadikan alat kampanye. Ini murni bantuan untuk rakyat miskin, mohon jangan dipolitisasi," kata Mundir Rofii saat menyampaikan sosialisasi teknis pendistribusian bantuan raskin 2015 di Pendopo Pemkab Bangkalan, Rabu.

Dalam kesempatan itu Wabup juga menegaskan bahwa bantuan beras untuk warga miskin di Kabupaten Bangkalan itu sangat dibutuhkan, dan para aparat desa juga harus bisa menjelaskan secara detail kepada masyarakat bahwa program itu murni dalam rangka meringankan masyarakat.

"Jika nantinya ditemukan ada oknum aparat desa yang memanfaatkan momentum pendistribusian raskin di Bangkalan untuk kampanye pilkades, jelas akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Mondir.

Wabup menegaskan bahwa dirinya perlu mengingatkan hal itu karena dalam waktu dekat Pemkab Bangkalan akan menggelar pilkades setentak.

Data pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemmas Pemdes) Bangkalan menyebutkan, pilkades serentak di Kabupaten Bangkalan akan digelar di 232 desa yang tersebar di 18 kecamatan, dan pelaksanaannya akan digelar dalam beberapa tahapan.

Tahap pertama Bapemmas dan Pemdes akan berusaha menuntaskan pelaksanaan Pilkades serentak untuk 75 desa, tahap kedua 75 desa, dan sisanya pada tahap ketiga.

"Kami dari Pemkab Bangkalan tentu akan membentuk tim khusus, memantau bagaiman pelaksanaan pendistribusian raskin di 232 yang akan menggelar pilkades ini," kata Mondir Rofii.

Selain meminta agar tidak menjadi bantuan raskin sebagai ajang kampanye pilkades, Wabup juga meminta agar aparat desa benar-benar menyalurkan bantuan itu kepada warga yang memang berhak.

Jika penerima bantuan itu orang kaya, menurut Wabup sebaiknya pendistribusiannya ditangguhkan, lalu dilaporkan ke Pemkab Bangkalan. (antara)

 

 

 

Read 2489 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Politik

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us