Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Indonesia Tawarkan Tiga Destinasi untuk Turis China

Indonesia menawarkan tiga destinasi wisata bagi wisatawan China, untuk lebih mengenal daerah tujuan wisata lain di Indonesia yang menarik selain Bali.

"Dalam jangka pendek dan menengah kami menawarkan Yogyakarta, Lombok dan Labuan Bajo yang terkenal dengan komodonya. Jadi, kita mulai arahkan para turis China ini untuk lebih mengenal destinasi lain di Indonesia selain Bali," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu di Beijing, Senin (11/11/2013).

Terkait itu, lanjut Mari, tiga daerah tujuan wisata itu ditampilkan pula dalam situs promosi Kemenparekraf berbahasa Mandarin cn.indonesia.travel.

China, lanjut Mari, menjadi salah satu dari 16 pasar wisata utama yang menjadi target Indonesia. "Lima dari 16 pasar utama pariwisata kita adalah Singapura, Malaysia, Australia, China dan Jepang. Karena itu China menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian untuk dapat lebih ditingkatkan jumlah kunjungan wisatawannya," ungkapnya.

Selama ini, sebagian wisatawan China hanya mengenal Bali. "Saat ini 52 persen turis China masih menyasar Bali, dan 32 persen Jakarta, sisanya baru ke destinasi lain," ujar Mari.

"Kami menyadari masih banyak daerah tujuan wisata lain di Indonesia yang menarik untuk dipromosikan dan ditawarkan kepada turis, khususnya turis China. Karena itu dalam jangka pendek dan menengah ini kita tawarkan Yogyakarta, Lombok, dan Labuan Bajo," kata Mari.

Ditanya tentang kesiapan daerah tujuan wisata lain di Indonesia selain Bali untuk menjadi destinasi yang menarik, Mari mengatakan, "Bali itu memang unik, tapi bukan berarti daerah lain harus meniru Bali. Cukup tampilkan apa yang menarik dari daerah itu, tampilkan keunggulannya dan kemas secara menarik maka turis akan datang. Akses juga sangat penting diperhatikan."

Mari menegaskan, masalah infrastruktur memang menjadi persoalan utama yang menjadi pekerjaan rumah bersama, untuk semua kepentingan tidak saja pariwisata. "China hampir seluruh wilayahnya memiliki infrastruktur yang baik. Jadi konektivitas tidak lagi menjadi masalah bagi China untuk menumbuhkembangkan ekonominya, termasuk di sektor pariwisata," kata Mari.

Mengenai infrastruktur di tiga destinasi yang ditawarkan, yakni Yogyakarta, Lombok dan Labuan Bajo, Mari mengatakan, relatif sudah sangat siap Yogyakarta dan Lombok. "Labuan Bajo juga akan semakin siap dengan adanya pembangunan perpanjangan landasan bandaranya, termasuk jumlah penerbangannya," katanya.

Indonesia dan China sebelumnya telah menyepakati jumlah saling kunjung turis kedua negara mencapai dua juta orang ada 2015. Kini jumlah kunjungan wisatawan China ke Indonesia ditargetkan 800 ribu orang pada 2013.

Read 1255 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Seni Budaya

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us