Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Mencari Inspirasi di Selasar Bandung Art Space

BANDUNG, (PRLM).- Untuk para pelajar dan pecinta seni di Bandung, Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) adalah tempat yang sempurna. Terselip di daerah perumahan di bagian utara Bandung, galeri-cafe-library-amfiteater public ini menawarkan tempat yang ideal untuk penggemar seni berkumpul, berbagi ide dan mengembangkan kreativitas mereka.

Pendiri dan pemilik, master artis Indonesia, Sunaryo Sutono. menciptakan beberapa landmark yang paling ikonik di negari ini, termasuk patung Jenderal Sudirman di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, dan patung Soekarno bersama dengan Hatta di gerbang bandara internasional Jakarta.

Lukisan kontemporer abstrak sang artis juga merupakan sebuah ikonik berharga dan telah dianggap dalam kalangan kolektor di Indonesia dan luar negeri.

Galeri dibuka untuk umum sejak 5 September 1998. Saat pembukaan, seniman memamerkan lukisannya dan patung dalam pameran bertajuk "Titik Nadir," yang mencerminkan kondisi ekonomi yang mengerikan pada tahun 1998.

Salah satu tempat favorit di SSAS adalah Kopi Selasar, toko kopi terbuka terletak di tepi bukit. Pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah dari kafe, sambil menikmati makanan lezat dan minuman.

Minuman yang paling disukai di SSAS adalah kopi susu jahe-nya yang sering dinikmati dengan sandwich dan hidangan utama. Dari warung kopi, pengunjung bisa turun tangga batu kecil, terdapat perpustakaan yang lengkap.

Ada lebih dari 5.000 buku tentang seni, arsitektur dan budaya di perpustakaan di mana pengunjung bebas membaca. SSAS juga memiliki amfiteater terbuka sendiri, yang terletak tepat di atas sebuah sungai bawah tanah dan menawarkan akustik alami yang sangat baik. (googlenews/Sheila-job/A-147)

Read 1243 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Seni Budaya
Tagged under

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us