Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Menjadikan Tari Saman sebagai Ikon Harmoni Dunia

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh Ir Mursyid, mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggelar workshop Tari Saman di seluruh dunia. Program ini bisa dilakukan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Gagasan ini, menurut Mursyid, dimaksudkan untuk mendukung Tari Saman sebagai ikon harmoni dunia. “Gerakan Tari Saman memperlihatkan satu kesatuan, kekompakan, dan dinamis. Kita warga bumi, membutuhkan harmoni tersebut untuk menjaga keseimbangan kehidupan,” kata Mursyid kepada Serambi di Jakarta, Senin (11/11/2013).

Mursyid menjelaskan, workshop Tari Saman dilakukan di seluruh KBRI dengan mengikutsertakan peserta dari masing-masing negara. “Kelak dari hasil workshop tersebut, bisa dibuat sebuah pertunjukan berskala internasional,” ujarnya.

Tari Saman Gayo telah ditetapkan sebagai warisan budaya bukan benda oleh Unesco, lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan pada 2011 silam.

Menurut Mursyid, dengan sendirinya Tari Saman kini telah menjadi milik dunia dan harus dipelajari oleh masyarakat dunia. “Tugas kita lah mengajarkan kepada warga dunia untuk mempelajari Tari Saman,” sebutnya.

Dia menyebutkan, pelatih Tari Saman bisa dimintakan kepada Pemerintah Aceh. “Saya kira pelatih Saman sangat banyak di Gayo Lues. Kita harus memberdayakan mereka demi harmoni di bumi,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan Gayo Lues di Jakarta, H Tilin, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, Tari Saman yang berasal dari Gayo Lues mendapat perhatian luas di dalam dan luar negeri. Berbagai kegiatan penting selalu menampilkan Tari Saman.

“Tari Saman selalu diminta mengisi acara-acara penting pemerintah dan swasta. Tidak hanya di dalam negeri melainkan juga di luar negeri,” ujar Tilin yang juga manager grup Saman Gayo di Jakarta.

Read 1315 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Seni Budaya

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us