Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Apple dan Google Sepakati 'Uang Damai' Terkait Kasus Konspirasi

 

 

 

SILICON VALLEY -- radiomadufm.com

Empat perusahaan teknologi besar termasuk Apple dan Google telah sepakat untuk membayar 324 juta dolar AS total untuk berdamai dalam gugatan hukum di mana mereka dituduh berkonspirasi untuk menekan gaji di Silicon Valley. Langkah ini diputuskan hanya beberapa minggu sebelum sidang dijadwalkan dimulai.


Para pekerja teknologi mengajukan class action melawan Apple Inc, Google Inc, Intel Inc dan Adobe Systems Inc pada 2011, menuduh mereka berkonspirasi untuk tidak saling membajak pegawai masing-masing untuk mencegah perang gaji. Mereka berencana meminta ganti rugi $3 miliar di persidangan, menurut pengadilan. Jumlah itu bisa meningkat menjadi $9 miliar di bawah undang-undang anti-monopoli.

Kasus itu didasarkan pada surat-surat elektronik di mana mendiang pendiri Apple, Steve Jobs, mantan CEO Google Eric Schmidt dan beberapa pesaing mereka di Silicon Valley berencana mencegah saling membajak insinyur mereka yang paling berharga.

Perusahaan-perusahaan ini mengaku telah memasuki kesepakatan tidak merekrut namun menyangkal tuduhan bahwa mereka telah berkonspirasi untuk membuat gaji rendah. Lebih jauh lagi, mereka beralasan para pegawai seharusnya tidak diizinkan untuk mengajukan tuntutan sebagai sebuah kelompok.

Para juru bicara Apple, Google dan Intel menolak berkomentar. Seorang perwakilan Adobe mengatakan perusahaan menyangkal semua tuduhan, namun memutuskan untuk berdamai "untuk mencegah ketidakpastian, biaya dan pengalihan perhatian dari litigasi." sumber republika

 

 

 

Read 2008 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Tip & Iptek

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us