Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Jadi Prioritas, Jalan Layang Pelintasan Bintaro Dibangun Awal 2014

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprioritaskan pembangunan jalan layang atau flyover di pelintasan kereta api Bintaro, Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut dianggap penting karena sering terjadi kecelakaan lalu lintas di sana.

Kepala Bidang Program dan Pembiayaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Wahyu Wijayanto mengatakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menginstruksikan bahwa pembangunan flyover di pelintasan Bintaro dilaksanakan di awal tahun 2014. "Pembangunan flyover di perlintasan KA Bintaro ini langsung kita konsepkan rancang bangun," kata Wahyu kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/12/2013).

Proyek itu menjadi prioritas sebab telah berulang kali terjadi kecelakaan yang melibatkan antara kereta dengan kendaraan bermotor lain. Peristiwa terakhir terjadi pada Senin (9/12/2013) lalu, di mana sebuah kereta listrik komuter Tanah Abang-Serpong bertabrakan dengan truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM). Tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Pembangunan flyover dan underpass di pelintasan KA ini telah dianggarkan ke dalam APBD DKI 2014 dan telah masuk ke dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2013-2017. Adapun anggaran yang telah diusulkan untuk membangun flyover Bintaro sekitar Rp 25 miliar-Rp 30 miliar dengan target penyelesaian selama 10 bulan. Wahyu mengatakan, besarnya biaya itu akan sama dengan nilai pembangunan flyover dan underpass lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Manggas Rudi Siahaan mengatakan, anggaran yang diajukan untuk pembangunan jalan layang di Bintaro masih harus menunggu persetujuan DPRD DKI Jakarta. Namun, Manggas mengatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk tiap pembangunan flyover dan underpass rata-rata mencapai Rp 150 miliar. "Tapi, keputusannya tetap di DPRD dan pembangunan flyover di Bintaro ini akan diperjuangkan. Awal tahun 2014 segera dibangun supaya tidak terulang lagi kejadian kemarin," kata dia.

Selain Bintaro, tiga titik lain yang prioritaskan untuk pembangunan jalan layang maupun terowongan adalah Semanan, Tanjung Barat, dan Permata Hijau. Pembangunan proyek tersebut akan mulai dikerjakan pada April 2014.

Read 1758 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Umum

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us