Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Makanan Ringan Dongkrak Ekonomi Wanita

Sukabumi (radiomadufm.com) Dari modal yang hanya 150 ribu rupiah, kini bisa menghasilkan omzet 15 juta rupiah per bulannya. Itulah usaha pembuatan lantak pisang dan rangginang di Sukabumi, yang kini telah melanglang hingga ke berbagai daerah. Tangan-tangan terampil para wanita binaan PKK Lembursitu,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Diskoperindag Kota Sukabumi itu, telah menjadikan makanan ringan tersebut menjadi salah satu khas buah tangan dari Sukabumi.

 

Usaha kecil yang bergerak di bidang pengolahan makanan ringan, di tangan para wanita di Kampung Nangerang,mampu mendongkrak perekonomian di Sukabumi.  Makanan ringan berupa lantak pisang, dan ranginang dengan berbagai macam rasa, kini telah menjadi ciri khas makanan Kota Sukabumi.

Sekitar 20 orang wanita ini, merupakan binaan PKK Lembursitu,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Diskoperindag Kota Sukabumi. Dari hasil karyanya ini,mereka sudah bisa menambah pemasukan keuangan untuk rumah tangganya.  Lantak pisang,yang dibuat wanita-wanita terampil ini,mempunyai cita rasa tersendiri. Selain renyah,juga tidak menggunakan bahan pengawet,sama seperti,ranginang.

Saat ini,makanan ringan ini,sudah dipasarkan hingga ke berbagai daerah,di Pulau Jawa,bahkan sudah ada yang memesan dari Palembang Sumatera Selatan.

Omzet dari hasil penjualan makanan ringan ini, mencapai 15 juta rupiah setiap bulan. Sebesar 30 persen keuntungan dari penjualan,dimasukan ke dalam kas, dan sisanya dibagikan kepada anggota kelompok,maupun warga yang membantu usaha ini.Ketua Kelompok Tani Wanita Mekar Jaya,Heni Rohaeni,mengatakan,dalam sehari,usaha ini bisa menghabiskan,satu kwintal pisang untuk lantak pisang dan 25 kg beras untuk ranginang.

Sementara,salah seorang pembeli,Erus,mengatakan,dirinya sengaja datang ke sini membeli,ranginang dan lantak pisang,untuk dibawa ke Bogor.

 

Produk ini sudah mendapatkan berbagai penghargaan dari pemerintah baik daerah maupun Provinsi,karena mampu memberdayakan masyarakat. (antara,aditya rohman)

Read 1383 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Umum

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us