Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Permintaan Apel Lokal Melonjak

Kediri (radiomadufm.com), Larangan penjualan  apel asal Amerika  mengandung bakteri berbahaya, membuat permintaan apel lokal meningkat tajam. Sementara itu Dinas Perindag Tamben Kota Kediri melakukan sidak di pasar modern dan tradisional untuk memantau penjualan apel yang dilarang.

Dilarang beredarnya jenis apel Granny Smith dan Gala asal Amerika di Indonesia karena mengandung bakteri Listeria Monocytogene, membuat permintaan apel lokal  terutama dari Kota Batu di pasar grosir buah dan sayuran Kota Kediri meningkat tajam.

Pembeli memillih beralih ke apel lokal selain lebih murah juga aman. Permintaan apel lokal meningkat tajam sejak dua haru lalu, terutama janis apel  jenis awal. Biasanya setiap hari pedagang bisa menyetok apel Ana hingga 1 ton, namun saat ini hanya 4 kwintal.

Banyaknya permintaan mengakibatkan harga Apel Ana, yang mempunyai bentuk mirip dengan apel Gala, naik tajam.

Jika biasanya apel Ana perkilo dijual hanya Rp 6 ribu, saat ini naik menjadi Rp 10 ribu perkilo gramnya.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pertambangan Energi Kota Kediri, melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional, dan swalayan. Di pasar grosir buah dan sayur terbesar di Kota Kediri, petugas memantau peredaran apel yang dilarang, karena sebelumnya sudah ada himbauan untuk menarik.

Disperindag Tamben Kota Kediri begitu juga saat melakukan sidak di sejumlah swalayan, petugas tidak mendapati apel Granny Smith dan Gala, pasalnya dua hari lalu telah melakukan sidak, dan meminta apel berbahaya tersebut ditarik dari peredaran.(vaisal ardinata)

 

 

 

Read 1375 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Umum

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us