Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

Saintifikasi Jamu Dorong Swasembada Obat

 

 

 

 

Temanggung (radiomadufm.com), Kementerian Kesehatan terus pembuktian ilmiah melalui penelitian berbasis pelayanan kesehatan, atau saintifikasi jamu. Jika jamu diketahui khasiatnya dengan benar secara ilmiah, jamu dapat menjadi pengganti obat , yang alami dan terjangkau. Oleh karenanya bukan tidak mungkin, Indonesia akan menjadi negara berswasembada obat.

 

Kementerian Kesehatan terus mendorong peran Balai Besar penelitian dan pengembangan tanaman obat dan obat tradisional, B2-P2-T-O-O-T, untuk melakukan pembuktian ilmiah melalui penelitian berbasis pelayanan kesehatan, atau saintifikasi jamu. salah satu tempat pengembangan saintifikasi jamun yang layak menjadi contoh adalah B2P2TOOT Tawangmangu,  Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Untung Suseno Sutarjo,  yang menyatakan di Balai Tawangmangu, proses pemurnian benih tanaman obat, penanaman, hingga proses pengolahan menjadi jamu sudah dilakukan secara baik, dengan kualitas dan khasiat jamu yang terus ditingkatkan. Sehingga klinik saintifikasi jamu atau hortus medicus di Tawangmangu, sekaligus sebagai bentuk pelayanan pengobatan serta pembuktian sisi ilmiah dari obat tradisional yang efisien dan bermanfaat.Sementara itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian kesehatan Tjandra Yoga Aditama, menyatakan, saintifikasi ini akan fokus pada bukti ilmiah tanaman obat tertentu, termasuk kandungan dalam tanaman, serta apa saja khasiat tanaman tersebut.

Diketahui jamu merupakan warisan Indonesia bernilai tinggi mengingat sudah digunakan sebagai obat oleh masyarakat sejak dulu. Saat ini Kementerian Kesehatan terus melakukan riset tanaman obat dan jamu, ristoja, untuk 33 provinsi dan 280 etnik. di tahun ini, ristoja juga melibatkan 25 Universitas seluruh Indonesia. tak hanya itu, melalui sosialisasi, budaya minum jamu

juga terus digalakan oleh beberapa kementerian melalui pojok jamu, dan hari minum jamu. (antara/gunawan)

 

 

 

 

Read 1420 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Umum

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us