Breaking News
Telapak Kaki "Nyembul" Di Atas Makam - Wednesday, 16 May 2018 15:12
Walikota Serahkan Kunci Di Program Bedah Rumah - Saturday, 10 February 2018 07:20
IMB Bagi Masjid Di Kota Kediri - Friday, 09 February 2018 08:01
Transaksi Non Tunai Bagi Guru Madin TPA - Friday, 09 February 2018 08:01
ProDaMas 2018 Mulai Terealisasi - Wednesday, 07 February 2018 11:11
Dua Santri Hanyut Diterjang Air Bah - Tuesday, 06 February 2018 02:06
Polisi Tangkap Pembuang Bayi - Monday, 05 February 2018 11:05
Hari Kanker Sedunia Di CFD Jalan Dhoho - Sunday, 04 February 2018 06:13
Puluhan Warga Terpaksa Menutup Operasional MJB - Saturday, 03 February 2018 10:11
Puluhan Massa "Cari" Kepala Kantor BPMPD - Friday, 02 February 2018 23:45
ProDaMas 2018 Segera Direalisasikan - Friday, 02 February 2018 12:12

SBY Kunjungi Rumah Sakit NU di Surabaya

Surabaya (radiomadufm.com), Presiden RI ke-6 H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri, Ani Yudhoyono, mengunjungi Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/10). SBY meninjau pelaksanaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di rumah sakit NU tersebut.



Ketua Yayasan RSI Jemursari Mohammad Nuh sebagai mengatakan, acara peninjauan ini adalah dalam rangka memperingati satu tahun kebijakan mantan presiden SBY di bidang kesehatan. 

Dalam sambutannya, SBY mengatakan, setiap rumah sakit yang berada di bawah NU harus menerepakan BPJS Kesehatan dalam rangka membantu pemerintah. “BPJS merupakan program gotong royong, yang sehat membantu yang sakit, yang kaya membantu masyarakat menengah ke bawah, dan yang miskin dibantu oleh negara,” katanya.

Hadir dalam kesempatan itu Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, Gubenur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubenur Jawa Timur H Saifullah Yusuf, Sekjed PBNU H Marsudi Syuhud, Rais Syuriah PWNU KH Miftahul Achyar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim H Mutawakkil Alallah, dan segenap pengurus PCNU Surabaya.

Menurut Nuh, kebijakan di bidang kesehatan presiden RI ke-6 sangatlah dirasakan masyarakat bawah. “Kalau kita bicara masyarakat bawah maka di sana ada NU,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini.

Nuh berharap RSI Jemursari bisa menjadi contoh bagi rumah sakit swasta lain bahwa menerapkan program BPJS Kesehatan tidak merugikan pihak rumah sakit. 

Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris menjelaskan, dalam kehidupan beragama dan berbangsa konsep BPJS Kesehatan adalah infaq. “Kalau kita sehat maka kita membantu yang miskin,” jelasnya. (NU Online)

 

 

 

Read 1390 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Umum

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live Madu TV

Live Radio Madu FM



Get connected with Us