<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0">
<channel>
  <title>MADU FM 107,70 MHZ: JARINGAN RADIO KOMUNITAS PESANTREN  JAWA TIMUR INDONESIA{INTERNATIONAL NETWORK OF MOSLEM RADIO COMUNITY }</title>
  <link>http://radiomadufm.com/</link>
  <description>Komunitas Pesantren Radio Madu FM</description>
  <language>en-us</language>
  <pubDate>Mon, 15 Mar 2010 08:47:30 GMT</pubDate>
  <ttl>1440</ttl>
  <generator>CPG-Nuke Dragonfly</generator>
  <copyright>MADU FM 107,70 MHZ: JARINGAN RADIO KOMUNITAS PESANTREN  JAWA TIMUR INDONESIA{INTERNATIONAL NETWORK OF MOSLEM RADIO COMUNITY }</copyright>
  <category>News</category>
  <docs>http://backend.userland.com/rss</docs>
  <image>
	<url>http://radiomadufm.com/images/logo.gif</url>
	<title>MADU FM 107,70 MHZ: JARINGAN RADIO KOMUNITAS PESANTREN  JAWA TIMUR INDONESIA{INTERNATIONAL NETWORK OF MOSLEM RADIO COMUNITY }</title>
	<link>http://radiomadufm.com/</link>
  </image>

<item>
  <title>Jadikan Pesantren Benteng Pengaruh Aliran Wahabi</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1457</link>
  <description>Brebes, radiomadufm.com
Pondok pesantren harus menjadi benteng masuknya berbagai aliran keagamaan baru di Indonesia, terutama aliran Wahabi yang berupaya menghilangkan ubudiyah dan tradisi keagamaan yang telah dikembangkan oleh para ulama terdahulu.

“Pesantren, harus jadi benteng terhadap berbagai aliran diluar Ahlussunah Wal Jamaah,” ujar Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Brebes H Athoillah SE saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Asrama Pondok Pesantren Al Hasaniyyah Kedawon, Rengaspendawa, Larangan Brebes, Ahad (14/3).</description>
  <pubDate>Mon, 15 Mar 2010 08:47:30 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>JELANG MUKTAMAR Dikritik, Semua Calon Ketua Umum PBNU dari Jawa</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1456</link>
  <description>Jakarta, radiomadufm.com
Beberapa nama calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan dipilih dalam Muktamar ke-32 NU di Makassar semuanya berasal dari pulau Jawa. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam Diskusi Terbuka Menyambut Muktamar ke-32 NU yang digelar oleh Pengurus Besar PMII di Taman Ismail Marzuki (TIM), Ahad (14/3) malam.

Saat ini ada enam nama yang mencuat sebagai kandidat ketua umum PBNU dan semuanya berasal dari Jawa. Slamet Effendi Yusuf dan Masdar Farid Mas’udi dari Jawa Tengah, Said Aqil Siradj dan Ahmad Bagdja dari Jawa Barat, sementara Salahuddin Wahid dan Ali Maschan Moesa dari Jawa Timur.</description>
  <pubDate>Mon, 15 Mar 2010 08:27:23 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>JELANG MUKTAMAR Tanah Wakaf NU di Cianjur Diambil Depag</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1455</link>
  <description>Jakarta, radiomadufm.com
Di Cianjur Jawa Barat NU mempunyai tanah wakaf cukup luas, namun karena sempat tidak terurus, tanah itu kemudian diambil dan disertifikasi atas nama Departemen Agama atau sekarang Kementerian Agama.</description>
  <pubDate>Fri, 12 Mar 2010 10:36:29 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>Obama Ingin Bertemu Abu Bakar Ba&#039;asyir</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1454</link>
  <description>Sukoharjo, radiomadufm.com
Presiden Barack Obama mengundang sejumlah tokoh agama Islam melalui Kementerian Luar Negeri. Salah satu tokoh yang diajak bertemu adalah Abubakar Ba&#039;asyir.
 
&quot;Dua hari lalu saya dibel oleh pejabat Kemenlu tapi namanya saya lupa. Dalam telepon itu kementerian mengajak saya dan tokoh Islam lainnya untuk bertemu Obama,&quot; ujar Abubakar Ba&#039;asyir, Jum&#039;at (12/3).</description>
  <pubDate>Fri, 12 Mar 2010 10:34:13 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>Prospek Asuransi Syariah Tetap Cerah</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1453</link>
  <description>Jakarta, radiomadufm.com
Industri asuransi syariah masih memiliki prospek cukup cerah di tahun ini. Meski adanya penerapan PSAK 108 yang mengharuskan pemisahan dana tabarru dan dana perusahaan, namun industri tersebut akan tetap stabil. Hal yang harus menjadi perhatian adalah perlunya sinergi antara sesama pelaku dalam menyosialisasikan asuransi syariah.</description>
  <pubDate>Thu, 11 Mar 2010 17:09:04 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>PBNU: Penanganan Teroris Harus Bisa Hilangkan Akar Teror</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1452</link>
  <description>Jakarta, radiomadufm.com
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghargai keberhasilan aparat kepolisian dalam menangani teroris bersenjata. Namun, bangkitnya aliansi teroris membuktikan penanganan tidak cukup dengan pendekatan keamanan yang melahirkan kekerasan, korban, trauma dan rasa takut di masyarakat.

&quot;Perlu diupayakan penanganan teror dengan menghilangkan akarnya di tingkat nasional maupun global,&quot; kata Ketua PBNU Ahmad Bagdja kepada wartawan di kantornya Jl Kramat Raya, Kramat, Jakarta Pusat, Rabu (10/3).</description>
  <pubDate>Thu, 11 Mar 2010 12:50:11 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>JELANG MUKTAMAR Perlu Dibentuk Asosiasi Rumah Sakit NU</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1451</link>
  <description>Surabaya,radiomadufm.com
Dalam rangka pengembangan rumah sakit (RS) NU di masa mendatang, perlu dibentuk Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSINU). Selain itu kerjasama RS NU dengan lembaga, lajnah, banom NU terutama dalam hal pembiayaan jaminan kesehatan juga perlu dikuatkan.

Demikian antara lain rekomendasi dari Lokakarya Nasional Pengembangan Rumah Sakit NU dalam Era Globalisasi yang diadakan di Surabaya, 5-7 Maret 2010 lalu. Acara dibuka oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Ahmad Hasan Mutawakkil Alallah. Ketua Umum PBNU KH DR A. Hasym Muzadi juga hadir memberikan arahan bagi peserta.</description>
  <pubDate>Thu, 11 Mar 2010 12:30:13 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>Santri Salaf Terkendala Ijazah</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1450</link>
  <description>Santri Salaf Terkendala Ijazah
Malang,radiomadufm.com
Kementerian Agama RI mulai tergerak ikut memikirkan nasib santri yang tinggal di pesantren. Selama ini, keberadaan santri salaf belum diakui di lembaga formal karena terkendala ijazah. Tanda bukti yang dikeluarkan pesantren salaf belum cukup untuk dijadikan alat untuk mengajukan lamaran di lembaga formal.</description>
  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 17:44:17 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>JELANG MUKTAMAR PWNU Jatim: Ada Pihak Luar Obok-obok NU</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1449</link>
  <description>Surabaya, radiomadufm.com
Kondisi dan fenomena yang berbeda pada muktamar kali ini adalah adanya indikasi pihak luar yang akan membelah kekuatan NU secara internal maupun menggunakan kekuatan NU di kultural. Pihak luar ini juga yang menginginkan NU menjadi kerdil.

&quot;Saya kira tidak perlu dijelaskan, nanti bisa dilihat sendiri saja siapa itu,&quot; tutur Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Alallah di Surabaya, Selasa (9/3). Menurut Mutawakkil, indikasi adanya pihak luar yang ingin mengobok-obok NU dapat dilihat dari banyaknya tokoh politik yang berbicara tentang muktamar, padahal sebelumnya tidak pernah membicarakan NU sama sekali.</description>
  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 11:37:19 GMT</pubDate>
</item>

<item>
  <title>Muhammadiyah Revisi Hukum Rokok dari Mubah Jadi Haram</title>
  <link>http://radiomadufm.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=1448</link>
  <description>Jakarta, radiomadufm.com
Majelis Tarjih dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram merokok, di Jakarta, Selasa, karena Muhammadiyah merasakan berbagai dampak negatif rokok dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi.

&quot;Dengan dikeluarkannya fatwa haram merokok ini, berarti fatwa tahun 2005 telah berakhir,&quot; kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas yang membidangi Tarjih.</description>
  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 11:33:45 GMT</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>
